Kejadian di Majalengka

Hai jumpa lagi dengan aku SalFaihaa. Saat itu aku sedang berada di kota Majalengka di rumah nenek ku. Disana ada 2 uwak ku, yang satu berjualan bumbu dapur dan yang satunya lagi berjualan bakso. Adzan magrib saat itu berkumandang, aku disuruh shalat maghrib dulu, dan tempat wudhunya itu ada didekat jemuran, disitu juga ada sebuah pintu kamar mandi.

Dikamar mandi ada nenek ku sedang wudhu, aku pun wudhu diluarnya tiba-tiba ada yang melempar benda diatas genteng keras sekali. Banyak yang bertanya apa itu? Uwak ku yang berjualan bakso mendadak perutnya sakit lalu ia dibawa ke rumah sakit terdekat, dokter berkata bahwa ia sudah keguguran 2 bulan yang lalu padahal kemarin detak jantungnya masih terdengar.

loading...

Pagi sekali saat aku kembali ke kota Bandung sendiri, karena orang tuaku membuka toko. Esoknya mamaku meng sms ku dan katanya “Salfa, papa nemuin paku dibungkus kain kafan diwarung bakso uwak Eneng, di warung bumbu wak toto dindingnya semut semua” begitu sms nya.

Malamnya hp ku bergetar lagi dan ada sebuah pesan singkat dari mamaku lagi “Adik bayimu nangis terus tanpa sebab dan papamu sedang menangani uwakmu (kesurupan)” begitu pesan sms nya. Aku bergidik ngeri dan ada kabar lagi, bahwa ada yang sirik pada keluarga besar kami ini.

Share This: