Kejadian Mistis di Kost

Namaku Dea, aku seorang mahasiswi di universitas swasta dan sekarang ini aku tinggal di kost. Sebenarnya kost ini cukup angker, aku sering mengalami kejadian mistis di kost ku. Pada kesempatan ini aku ingin menceritakan sebuah kejadian mistis yang baru aku alami. Kejadian ini cukup membuatku trauma, bahkan aku sampai pindah kost.

Kejadian ini berawal saat aku terbangun jam 2 pagi, aku sengaja bangun pagi-pagi sekali karena harus belajar untuk menghadapi Ujian semester. Aku dibangunkan oleh alarm hape ku, awalnya aku berniat untuk kembali tidur namun karena takut tidak lulus matakuliah ini jadinya aku mengumpulkan niat untuk bangun. Biasanya aku menuju kamar mandi untuk mencuci muka dan buang air.

Tapi karena kamar mandi berada diluar, aku pun malas untuk keluar kamar. Apalagi saat itu cuaca sedang dingin karena hujan deras. Aku mengambil fotocopy materi dari tas, dan menyimpannya di meja untuk aku pelajari. Tidak terasa waktu berjalan lama, aku berhenti membaca materi saat aku ingin buang air kecil. Sayup-sayup terdengar suara microphone dari masjid, dan aku melihat jam di hape ternyata sudah menunjukan jam 4 subuh.

Aku pun memutuskan untuk pergi ke kamar mandi, kemudian membuat teh manis di dapur kost. Aku juga membawa fotocopy ujian materi dibaca sambil berjalan, ketika aku hendak membuka pintu kamar. Tiba-tiba penglihatanku tertuju pada celah yang terdapat dibawah pintu kamarku. Aku melihat seperti ada bayangan seseorang yang sedang berdiri didepan kamarku. Didepan ruang kamarku ini ada sebuah ruang kecil yang digunakan sebagai ruang tamu. Diruang tamu ini terdapat sebuah sofa panjang dan sebuah meja kayu pendek.

loading...

Melihat bayangan itu, aku langsung terkejut dan jantungku mulai berdetak dengan kencang. Perasaan dari tadi tidak ada suara pintu kamar lain yang terbuka, atau jangan-jangan ada maling masuk dan aku memberanikan diri untuk sedikit membuka pintu kamar lalu mengintip dari celahnya. Ada sebuah sosok hitam yang sedang berdiri didepan kamarku.

Aku langsung membanting pintu kamar dan loncat ke tempat tidur, tapi setelah aku ingat-ingat rasanya sosok hitam tadi wujudnya aku kenal. Aku memberanikan diri untuk bangkit dan membuka pintu kamar lagi dan benar rupanya, sosok itu adalah temanku rifka yang sedang berdiri didepan kamarku. Rifka mengenakan pakaian serba hitam, jadi kesannya menakutkan.

Rifka satu jurusan kuliah denganku, dia juga satu kost denganku dan kamarnya persis ada disebelah kamarku. Aku langsung marah kepadanya karena membuatku kaget setengah mati, rifka hanya terdiam lalu tersenyum dan aku pun melewatinya untuk pergi ke dapur. Aku masuk ke dapur dengan perasaan lega karena apa yang aku lihat bukanlah makhluk jadi-jadian.

Kebetulan kamar mandi berada satu ruangan dengan dapur, jadi aku meletakan gelas dimeja dan pergi ke kamar mandi. Selesainya ketika aku membuka pintu kamar mandi, tiba-tiba ada rifka didepan pintu kamar mandi. Jantungku seperti mau copot rasanya, tanpa berkata apa-apa dia masuk kekamar mandi. Aku melewatinya dan aku membuka laci didapur mencari teh celup.

“Rif, aku mau bikin teh manis. kamu mau juga tidak?” Rifka tidak menjawab, lalu aku pun mengacuhkannya dan segera menaruh tanganku untuk mencelup teh kedalam gelas. Tapi gelas yang aku letakan tadi sudah menghilang, “rifka apa kamu sembunyikan gelasku ya?” namun rifka masih juga tidak menjawab kata-kataku.

Aku berjalan ke kamar mandi, dan aku melihat pintu kamar mandi sudah terbuka. Dan kamar mandi kosong, perasaan tadi aku tidak melihat dia keluar dapur. Aku langsung berlari keluar dapur, lalu pergi ke ruang tamu dan ketika aku tidak menemukan rifka disana. Aku menggedor pintu kamar rifka, dan lagi-lagi rifka tidak menyahut.

Bulu kuduk aku langsung merinding seketika, aku tidak mau berpikiran negatif dulu. Aku pergi ke kamarku dan mengambil hape lalu menelpon untuk memastikan keberadaan rifka. Namun teleponnya tidak diangkat dan tiba-tiba aku teringat dengan pesan rifka sebelum aku tidur tadi. Tadi malam sebelum aku terlelap tidur, aku sempat mendengar rifka mengetuk pintu kamarku.

“De, dea?”.
“ada apa rif?”.

“Aku mau nginep di kost temanku malam ini,” Aku masuk ke kamar dan terduduk ditempat tidur, aku sudah tidak mood lagi untuk belajar dan akhirnya aku tertidur lalu terbangun jam 7 pagi dan aku langsung mandi lalu merapihkan diri untuk berangkat ke kampus. Sesampainya dikampus, aku melihat teman-temanku sedang berkumpul.

Aku menghampiri mereka dan ternyata mereka sedang menangis, aku heran dan lalu salah seorang temanku menceritakan apa yang terjadi. Katanya, mereka baru saja mendapat kabar kalau rifka mengalami kecelakaan. Rifka mengalami tabrakan bersama temannya dan mereka langsung meninggal ditempat, aku gemetar mendengarnya.

Kemudian aku menceritakan kejadian subuh tadi kepada temanku dan menurut mereka katanya yang kulihat tadi bisa jadi adalah arwah rifka. Aku langsung menangis saat itu juga, sepertinya arwah rifka ingin mengucapkan perpisahan denganku. Setelah rifka tiada, aku pun akhirnya memutuskan untuk pindah kost.

KCH

Dea

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

Dea has write 2,670 posts