Kejadian Seram Setelah Operasi Caesar

Setelah penantian yang panjang selama 9 bulan lahirlah seorang bayi laki yang sangat tampan. Seorang bayi laki-laki pertama dari kakak perempuanku, aku juga turut senang karena ini adalah keponakan pertamaku. Namun, ditengah kebahagiaan tersebut terselip sebuah kejadian yang cukup menyeramkan. Ketika keponakan pertamaku Haris dilahirkan.

Kejadiannya dimulai ketika dokter melarang kakak perempuanku untuk pulang, dokter bilang katanya kondisi badan kakak masih lemah karena operasi caesar yang dijalaninya. Jadi dokter memperpanjang waktu tinggal di rumah sakit beberapa hari. Waktu itu aku sedang libur kuliah jadi bukan karena terpaksa jika aku menawarkan diri untuk menemani kakak di rumah sakit.

Awalnya itu sangat menggembirakan bagiku, disaat aku menjaga kakak. Aku bisa bermain bersama keponakan kecilku. Tapi bukan aku saja yang ingin bermain dengan keponakan kecilku itu, ada yang lain yang ingin bermain dengan keponakanku. Malam itu aku masih sangat ingat, aku sedang menonton acara favoritku di televisi. Entah karena kelelahan atau aku yang sudah mengantuk, tanpa sadar aku tertidur di kursi tunggu di kamar kakak yang sedang dirawat.

Ketika aku sedang tertidur tiba-tiba aku dibangunkan oleh suara pintu seperti dibuka oleh seseorang kemudian pintu itu ditutup lagi. Nampak seperti yang sedang dimainkan, aku yang sedang tertidur didekat kursi pun lalu terbangun karena suara berisik itu. Aku pun menutup dan mengunci pintu kamarnya.

Lalu kembali tidur, sekilas aku memperhatikan kakak dan keponakanku tertidur pulas. Aku mencari remot televisi dan mematikannya, akan tetapi ketika aku mematikan televisi. Tidak lama kemudian televisi itu menyala lagi. Kali ini suara televisi nya tiba-tiba saja mengeras, aku segera mencari remot dan mematikannya.

loading...

Aku langsung kembali tidur dan keponakanku tiba-tiba terbangun lalu menangis. Seperti menangis meraung-raung ketakutan dan aku akhirnya pun kembali terbangun. Tapi anehnya kakak masih tertidur dengan sangat pulas seolah dia tidak mendengar suara anaknya menangis. Aku coba membangunkan kakak, namun dia sama sekali tidak bergeming dan sangat pulas. Jujur disitu aku mulai panik, aku membuka pintu kamar dan memanggil suster.

Kulihat koridor yang sangat kosong dan sepi. Perasaan tadi ada beberapa orang suster disini, aku berjalan ke meja suster lalu melihat beberapa pulpen dan kertas berserakan. Namun tidak ada suster seorang pun, aku akhirnya kembali masuk ke dalam kamar kakak. Astaga, aku menutup mulutku karena aku tidak percaya apa yang aku lihat didepan mataku.

“Kak, bangun kak. ada seseorang disini”. Sosok makhluk menyeramkan tengah berdiri tepat disamping kursi tidurku. Makhluk itu berbentuk perempuan dengan rambut yang panjang dan memakai baju yang aku tidak tahu bentuknya seperti apa. Rambutnya berwarna kuning dan yang paling mengerikan adalah perempuan itu menjulurkan lidahnya dan lidahnya bergerak-gerak berukuran sangat panjang sambil menjilati muka keponakanku.

Aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan, aku hanya terpaku, terdiam melihat makhluk mengerikan itu menjilati keponakanku. Aku hanya bisa membaca doa dan membiarkan semuanya terjadi, akhirnya aku mengumpulkan seluruh kekuatanku. Tanganku meraih kunci yang menggantung dipintu dan aku melemparkan kunci itu. Makhluk ini sekarang berbalik ke arahku, menatapku dengan matanya yang sangat besar.

Dia mendekatiku dan makhluk itu sekarang berdiri didepanku. Dia seperti berbicara dengan bahasa yang tidak jelas. Aku berlari sekuat tenaga membawa keponakanku sambil berteriak. “Jangan, pergi kamu dari sini”. Lalu *tet.. tet.. tet. Bunyi telepon membangunkanku, mimpi itu sangat buruk dan aku tidak mau itu jadi kenyataan.

Share This: