Kembaran Mas Beny

Hai para pembaca sekalian, ini adalah cerita pertamaku, panggil saja aku Sevan. Cerita ini adalah pengalaman pertamaku menjumpai hal-hal yang berbau mistis, sebelumnya entah aku harus senang atau sedih aku tidak pernah mengalami hal-hal seperti ketemu hantu, diganggu jin atau hal-hal seram lainnya. Tapi ceritaku ini tidak lama kudapat beberapa waktu yang lalu jadi langsung saja ya keceritanya.

Umurku sekarang 17 tahun, aku bersekolah disalah satu SMK yang cukup ternama didaerahku, yang namanya SMK pasti dimanapun mengadakan program rutin tahunan yaitu magang (pelatihan kerja). *Yap, benar sekali ceritaku ini aku dapat saat aku magang disalah satu kantor dinas didaerahku. Aku memulai magang bersama 4 orang temanku sekelas, kami magang disana kurang lebih 3 bulan setengah, awal-awal magang tidak tejadi apa-apa karena jam pulang kantor sekitar jam 4-an sore, mungkin hantunya takut keluar ya *hehe.

Tapi tepat pada awal bulan kedua aku magang disana, kami melakukan rolling tempat ruang kerja jadi sebut saja sebelumnya aku menempati ruang A harus pindah keruang B begitu pun dengan temanku yang lainnya, kami berada diruang terpisah. Setelah rolling keruang B aku cukup akrab dengan salah satu karyawan diruangan itu yang bernama Mas Beny orangnya cukup ramah, asik diajak bercanda dan sering mentraktirku bakso kalau gak lagi tanggal tua *hehe.

Singkat cerita waktu itu diruangan kami kerja menumpuk para karyawan sibuk mengerjakan pekerjaannya masing-masing aku pun begitu walau pekerjaanku cuman membantu mengetik, memprint, menginput data atau pekerjaan ringan lainnya. Waktu menunjukkan pukul 5.11 sore, diruanganku tersisa aku dan Mas Beny yang lagi asik menikmati wifi kantor gratis *hehe.

Mas Beny cukup sering pulang larut malam karena disini dia ngekost jadi dari pada gak ada kerjaan dirumah mending dikantor main wifi hitung-hitung sebagai hiburan setelah lelah seharian kerja. Karena terlalu asik main kami berdua lupa kalau kami belum makan sesuatu pun dari jam istirahat tadi siang. Mas Beny punya inisiatif untuk membeli gorengan keluar untuk kami santap, karena aku lagi main game online jadi aku tidak bisa menemani mas Beny beli gorengan diluar aku pun cuman memberinya uang tambahan.

Jam menunjukkan pukul 6.27 sore hampir setengah jam dari kepergian mas Beny setelah berpamitan ingin membeli gorengan tapi sampai sekarang belum juga kembali, ya mungkin saja belinya agak jauhan nyari yang panas-panas *hehe. Ya sudah, aku lanjut saja bermain game. Tak lama setelah itu aku tidak sadar mas Beny telah kembali dan duduk dimeja kerjannya (meja kami saling berhadapan) karena saking asyiknya bermain game aku tidak dapat mengarahkan pandanganku ke mas Beny sambil bertanya “mas, kok lama amat? Mogok ya motornya?” tidak ada jawaban.

Lalu aku melontarkan pertanyaan ringan lainnya juga tidak ada jawaban, dalam hatiku “mas Beny kenapa ya? Apalagi kesel?” lalu beberapa detik kemudian tiba-tiba listrik dikantorku mati, aku kaget karena keadaan kantor saat mati lampu seram juga ternyata. Aku menyalakan senter ponselku untuk penerangan, aku menyorot ke mas Beny ternyata dia sudah tidak ada “lah mas Beny kemana?” aku berusaha untuk berpikir positif “ah paling-paling dia lagi memeriksa sakelar mungkin, siapa tahu ada karyawan lain yang iseng”.

Aku menunggu sambil bermain ponsel, kemudian tak lama tiba-tiba telepon kantor berbunyi, aku kaget “lah bukannya mati lampu kok ada yang telepon?” saat aku angkat tidak ada jawaban sama sekali, aku pun duduk kembali lalu teleponnya berbunyi lagi dan aku angkat lagi sampai kira 4 kali. Aku pun kesal, kuputuskan saja kabelnya supaya tidak ada yang iseng menelepon lagi dalam benakku. Tapi setelah dipikir-pikir seram juga bagaimana bisa ada yang menelepon sedangkan listriknya mati? *Hii.

loading...

Belum habis bulu kudukku berdiri tiba-tiba ada yang menggerakkan gagang pintu, aku kaget karena suaranya cukup keras pikiranku pun campur aduk “hah, siapa itu? Hantu? Jangan-jangan maling? *Argh!” aku memberanikan diri untuk mendekati pintu dengan langkah hati-hati, aku mencoba membuka pintu itu dan “*wha!” ternyata tidak ada apa-apa, aku toleh kiri kanan untuk memastikan tidak ada sesuatu yang mencurigakan, aku pun kembali menutup pintu dan duduk sambil ketakutan.

Kembali aku berpikir positif “apa ya tadi itu? Oh ya mas Beny kok belum kembali, apa jangan ini semua ulah mas Beny? Aku dijahili ya?” aku menenangkan diriku agar tidak panik. Akhirnya tak lama setelah itu lampu menyala aku pun lega sambil menghela nafas “*huft! Akhirnya hidup juga” beberapa menit kemudian kembali ada yang menggerakkan gagang pintu tapi kali ini dibarengi dengan ketukan yang cukup keras. Aku mulai panik dengan rasa ketakutan aku mendekati pintu lalu kubuka “*whah!” ternyata mas Beny yang iseng sambil membawa gorengan didalam kresek dan tertawa terbahak-bahak, aku lega dan kesal.

Aku: duh mas Beny ngagetin saja.
Mas Beny: *haha, maaf-maaf motorku kehabisan bensin jadi aku agak lama, aku kira kamu bakal kesepian tadi aku tinggal lama.
Aku: loh mas Beny baru datang?
Mas Beny: iya. Kenapa kok kaget begitu? Bukannya aku sudah pamit sama kamu tadi?
Aku: bukannya tadi Mas Beny sudah datang ya? Terus saat mati lampu mas Beny keluar.

Mas Beny: hah? Mati lampu? Memang mati lampu disini tadi?
Aku: (aku semakin bingung) iya saat mati lampu tiba-tiba mas Beny langsung keluar.
Mas beny: wah berarti kamu ketemu kembaran aku *dong, haha.
Aku: hah? Kembaran? (Aku semakin bingung dibuatnya).
Mas Beny: ya sudah deh, sekarang makan dulu terus kemas-kemas ini sudah malam juga besok harus kerja lagi, entar diparkiran mas ceritain.

Aku pun hanya mengangguk, setelah menghabiskan gorengannya aku dan mas Beny berkemas barang-barang dan berniat pulang kerumah masing-masing karena besok harus kerja lagi. Saat akan mematikan laptopku, aku menclose semua program yang berjalan termasuk downloadku, oh ya saat aku bermain game online tadi aku iseng untuk mendownload satu judul anime yang ingin aku tonton.

Ukuran batchnya kalau tidak salah hampir lebih dari 6 GB dan pasti belum selesai karena tadi sempat mati lampu tapi alangkah kagetnya aku melihat downloadnya tadi ternyata sudah selesai 20 menit yang lalu. Aku bingung karena seharusnya 20 menit yang lalu itu keadaan kantor masih mati lampu, berarti pantas saja tadi sempat ada telepon masuk dan downloadku selesai yang artinya wifinya hidup dan kesimpulannya berarti tadi itu listriknya tidak mati tapi yang mati itu cuman lampunya.

Tapi aneh juga pikirku masa 1 kantor lampunya mati semua dalam keadaaan serentak atau ada yang “iseng” mematikannya dengan sengaja. *Hmm entahlah aku juga masih bingung. Aku dan mas Beny pun bergegas mematikan lampu dan keluar dari kantor. Sesampainya diparkiran sesuai janji mas Beny akan bercerita tentang apa maksud dari “kembaran”-nya itu tadi.

Di parkiran, setelah ngobrol cukup lama aku pun mengerti apa yang sebenarnya terjadi didalam kantor tadi walaupun aku sedikit syok akan kebenarannya. Singkatnya ternyata dikantor tadi dari awal, kita itu gak cuman “berdua” tapi “bertiga” *yap, ternyata disitu ada sosok “penunggu” lama yang sudah cukup eksis dikantor ini kata mas Beny. Kebetulan mas Beny ini bisa melihat hal-hal yang berbau mistis dan juga katanya, mas Beny juga sering diganggu waktu pertama-tama mulai bekerja, tapi ya mas Beny cuekin saja toh gangguannya gak terlalu intens juga.

Kata mas Beny dulu sebelum dia bekerja disini usut punya usut ternyata ada suatu kecelakaan yang cukup tragis. Jadi dulu waktu lampu dikantor konslet entah apa penyebabnya dipanggil lah tukang listrik untuk memperbaikinya namanya pak Sidiq, nah pak Sidiq inilah yang sekarang jadi penunggu setia dikantor ini. Beliau ternyata meninggal saat memperbaiki lampu yang berada diruanganku dan mas Beny.

Katanya sih murni kecelakaan, beliau terkena setruman aliran listrik yang konslet tapi naasnya tidak ada orang yang tahu karena pak Sidiq memperbaikinya pada malam hari, jadi tahu-tahu pada pagi hari sudah ada mayat yang tergeletak dilantai ruangan itu. Tentang “kembaran”-nya mas Beny itu juga iseng kelakuannya arwah pak Sidiq tersebut.

Dan hal-hal janggal lainnya mungkin itu juga keisengan beliau. Mendengar hal itu aku mulai merinding dan sedikit syok karena ini merupakan pengalaman pertamaku mengalami kejadian aneh/horor. Antara senang dan takut aku menyalakan motorku dan langsung pulang kerumah. Itulah cerita perngalaman pertamaku mengalami hal-hal mistis terima kasih telah menyimak, lain kali aku akan mempost lagi cerita lainku tentang hal-hal yang berbau mistis. Salam kenal.

Facebook: Andiantomo Sevan
WA: 085348213247

KCH

Andiantomo Sevan

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

Andiantomo Sevan has write 2,670 posts