Keris Peninggalan

Cerita ini berawal disaat aku masih kelas 5 SD. Aku pindah ke rumah dinas peninggalan kakek di daerah bandulan, kota Malang. Sebelumnya mama sering bercerita tentang hal-hal tak kasat mata yang terjadi di rumah itu. Aku sendiri sangat tertarik dengan hal-hal yang berbau mistis.

loading...

Dear diary, sudah dua hari mama pergi ke jakarta, dan oma pun tak kunjung pulang dari batam. Om? Tante? mereka punya urusan sendiri-sendiri dan ayah? dapat jatah lembur akhir bulan. Well, disinilah aku, di rumah besar yang penghuninya hanya aku seorang saja. “brak..” aku menoleh, memalingkan pandanganku dari buku diaryku. “apa yang jatuh?” batinku.

Aku menyusuri jalan di rumah ini yang kudapati hanya tinggal sepatu tak berjejak tergeletak di lantai dapur. Dalam hati aku berdoa supaya mereka cepat pulang dan aku tidak sendirian lagi. Aku putuskan dengan cepat apa yang akan ku lakukan selanjutnya. Aku ambil remote tv dan bersantai “sial, kenapa film horor semua?” tak terasa akupun tertidur.

“Kak? ayo bangun” suara ayah mengagetkanku. aku terbangun, “siapa yang memanggilku?” aku mendengar suara dari atas. Aku pun menuju ke atap dan apa yang terjadi? aku melihat seorang kakek sedang mencuci berpuluh-puluh keris dengan tangan kosong, tangan nya pun terpotong-potong dan mengeluarkan darah. Astaga, mata merahnya melotot ke arahku.

Dari belakang punggungnya aku melihat asap yang tebal, lalu semua menjadi gelap dan aku tidak sadarkan diri. Paginya, aku disadarkan oleh ayah dan keluargaku pun bercerita tentang ritual yang biasa om ku lakukan pada malam jumat. Dan ternyata waktu itu om ku lupa, sehingga penunggu keris itu sendirilah yang mencucinya.

follow my instagram and ask me in ask.fm – @Khansadf

Share This: