Kesasar di Tolong Makhluk Halus

Hay sobat, disini saya akan bercerita tentang pengalaman saya di tolong makhluk halus. Kejadian ini saya alami di kecamatan Pengadegan kabupaten Purbalingga sekitar bulan desember tahun 2012 lalu, ketika itu saya main ke rumah teman saya, kebetulan saya baru pertama kali main ke rumahnya. Saya termasuk orang yang agak sulit menghafal jalan, ketika saya mau pulang sebenarnya saya agak lupa jalan yang menuju ke jalan raya.

Tetapi karena waktu sudah menunjukan jam setengah 7 malam atau setelah waktu sholat maghrib saya putuskan untuk segera pulang. Kondisi pada waktu itu hujan agak deras dan jalanan sangat sepi, dan benar saja setelah saya jalan beberapa ratus meter dari rumah teman saya, saya merasa linglung (nyasar), saya sempat beputar-putar di daerah itu kurang lebih setengah jam, waktu itu saya sangat bingung karena nggak ada satu orang pun yang lewat untuk saya tanyai, mungkin karena kondisi saat itu sedang hujan sehingga orang-orang di desa itu enggan keluar.

Dengan perasaan sangat depresi karena bingung dan nyasar akhirnya saya tiba di jalan tengah kebun singkong. Di situ saya melihat seorang wanita dengan pakaian serba putih keluar dari tengah-tengah kebun singkong, tanpa buang waktu saya langsung tanya kepada wanita itu “Mba, nuwunsewu, dalan ingkang bade teng jalan raya lewat pundi nggih?” (Mba. Permisi, jalan yang menuju kejalan raya lewat mana ya?).

Wanita itu menjawab “sampean lurus, enten turunan kan wonten pertigaan, sampean belok kiri, tapi aja belok kanan soale nang kono lahan kosong lan angker banget, sewise belok kiri ana pertinggaan maning sampean belok kanan, lurus terus, sampean wis nang jalan raya” (anda lurus, ada turunan di turunan ada pertigaan, anda belok kiri, tapi jangan belok kanan soalnya di sana lahan kosong dan sangat angker, setelah belok kiri ada pertigaan lagi anda ambil kanan, lurus terus, anda sudah sampai dijalan raya).

Saya jawab “maturnuwun mba” dan wanita itu hanya senyum. Sebelum saya akan melanjutkan perjalanan, saya merasa ada yang janggal. Saya memperhatikan perempuan itu hujan-hujan tapi tidak memakai payung dan anehnya lagi perempuan itu tidak basah sedikit pun. Setelah saya berjalan beberapa meter saya berinisiatif menoleh kebelakang dan ternyata perempuan itu sudah tidak ada, padahal di situ tidak ada rumah satu pun yang ada hanya hamparan kebun singkong yang luas.

Karena saya bingung, mau tidak mau terpaksa saya mengikuti jalan yang dia tunjukan. Tetapi alhamdulillah jalan yang dia tunjukkan itu benar dan saya pun tiba di rumah dengan selamat. Ternyata tidak semua makhluk halus itu jahat *gaes, hehe. Sekian cerita dari saya, mohon maaf jika bahasanya berantakan.

loading...
KCH

Fauzan

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

Fauzan has write 2,660 posts