Keseringan Menyebut Kuntilanak

Hai sahabat KCH semoga dalam keadaan sehat selalu, aku rika ferli ananda ini cerita ke-4 ku di KCH. Cerita hantu memang sangat banyak diminati kebanyakan orang, terlebih lagi ada admin yang selalu aktif di KCH ini yang selalu mempublish cerita teman-teman. Terima kasih kepada admin kita yang selalu aktif untuk mempublish cerita teman-teman.

loading...

Karna aku sudah gak ketemu lagi yang nama pocong dan kuntilanak, jadi aku tidak ada cerita lagi yang mau aku ceritakan, akhirnya aku menceritakan kisah teman ku yang bernama sari. Begini cerita teman ku. Namaku sari, aku punya anak perempuan berumur 4 tahun, biasalah anak segitu lagi bandel-bandel nya. suatu malam aku lagi pusing dan anakku malah banyak tingkah membuat aku tambah puyeng.

Karna aku pusing dan gak bisa diamkan anak ku, dan aku bilang ke anak ku, jangan nangis nanti kuntilanak datang, dan anak ku terdiam lalu dia pun langsung tidur dengan lelap nya, aku lega lah, hari pertama aku nyebut kuntilanak, biasa-biasa aja. Besoknya karna aku mau tidur cepat, maka ku bilang ke anak ku, cepat bobo nak nanti kuntilanak datang, dan anak ku langsung tidur dan kata-kata itu berlanjut selama 1 minggu.

Di hari yang ke-8 aku menakuti anak ku lagi, jangan nakal nanti kuntilanak datang, saat aku bilang gitu terdengar suara cekikikan dari dapur, anak ku pun ketakutan mendengar suara itu, aku pun ber do’a membaca ayat yang aku hafal, akhirnya suara itu tidak ada lagi, dan aku menenangkan anak ku yang menangis.

Untung kuntilanak itu belum sempat menampak kan diri nya , kalau kuntilanak itu menampak kan dirinya, entah apa yang terjadi pada anak ku, mungkin anak ku akan syok, alhamdulillah ya allah, sejak saat itu aku tidak lagi menyebut kuntilanak untuk menakuti anak ku, kapok aku.

Share This: