Kesurupan yang Menakutkan

Hai kenalin nama aku, alex aku mau berbagi yang di alami oleh adik perempuanku sebut saja nama dia aneta. Dia adik kandungku cuma dia beda agama dengan saya berhubung papah saya islam, mamah saya kristen tapi saya ikut agama mamahku kristen sedangkan aneta ikut agama islam papahku langsung ya guys. Ini kejadiannya tahun 2015 lalu saat aneta masih sekolah kelas 3 dan usianya baru 17 tahun.

Aneta memang sangat cantik banget kalau di samain kaya raline syah tapi adikku lebih putih sih, bahkan aku sebagai kakak dia iri juga, kok saya gak secakep adikku, *hehe. Saat itu banyak laki-laki yang suka sama adik saya walaupun adik saya terbilang masih muda dan masih sekolah SMA, mulai dari polisi, pengusaha, TNI, pilot hingga laki-laki yang seusianya banyak yang mau berpacaran dengannya.

Tapi saya tau aneta hanya punya 1 pacar saja namanya andrey seorang pengusaha, tapi karena aneta mungkin menolak banyak laki-laki entah itu dengan cara kasar atau halus saya kurang tau. Tapi aneta mengalami sakit yang aneh, keluarga beserta pacarnya aneta sudah obati dia kemana-mana dari ustad kiyai, sampai dukun juga pernah saya datangin buat obati adik saya.

Tapi adik saya gak kunjung sembuh-sembuh kata mereka adik saya lagi di guna-guna sama orang yang gak bisa dapatkan hatinya. Sakit yang adik saya alami sungguh aneh, kalau malam dia selalu kerasukan hantu, dan sangat menakutkan wajahnya. Waktu itu mamah saya sedang tidur di sebelahnya, masa adik saya naik ke badannya untung keburu ketauan, belum lagi dia melotot sambil lidahnya keluar.

Tapi anehnya lidahnya keluar kenapa sampai ke bawah (panjang sampai ke dada), saya saja takut lihatnya. Akhirnya kata pacar aneta, adik saya harus di bawa ke kiyai yang sering ruqyah kebetulan jago usir hantu tempatnya di daerah Cirebon. Kebetulan pacar adik saya kenal dan kiyai itu pamannya, akhirnya adik saya di bawa kesana. Saya ngeri lihat mata adik saya pas di ruqyah malah gak ada bola matanya, di tambah lidahnya panjang banget.

Saat itu kiyai di bantu sama kiyai lain untuk melipat lidahnya dan di bungkus dengan kertas yang ada lafadz Al Quran, sambil kiyai itu membaca doa-doa juga, cukup lama saya memperhatikan akhirnya lidah itu seperti biasa seperti lidah manusia biasa dan matanya ada, bola matanya juga, saya sedikit tenang dan kata kiyai bawa 1 kali lagi nanti ke sana apabila kerasukan lagi, akhirnya saya pamit.

Berhubung karena adik saya sakit yang aneh, aneta sampai tidak sekolah selama 2 minggu. Dan akhirnya setelah ruqyah adik saya gak pernah bertingkah menakutkan lagi, tapi dia hanya diam gak periang seperti waktu dia sembuh waktu dulu. Dia hanya bicara sedikit saja, akhirnya aneta ingin pergi sekolah. Akhirnya ya keluarga ijinkan, saya antar dia ke sekolah, saya tunggu dia di sekolahnya sampai dia pulang. Pas jam istirahat ada temannya, dia menyapa mereka adalah tiara, desi, iwan mereka berkata sama saya.

Tiara: om kok aneta aneh ya dia malah senyum-senyum sama kita tanpa banyak bicara juga.
Iwan: ia om aku merinding om dekat dia itu asli aneta sudah sembuh dari sakitnya, masa dia di kelas malah goyang-goyang kaki saja sama diam saja.
Desi: ia om biasanya dia gabung sama kita, dia cuma mau di kelas saja.

Saya pun langsung meyakinkan mereka “ah mungkin dia lagi kecapean saja, kan dia baru sembuh”. Mendengar cerita temannya, saya juga merasa aneh pas pulang sekolah, pas perjalanan dia gak banyak bicara, saya coba ajak ngobrol sedikit walau agak sedikit ya merinding.

Saya: aneta kita belanja yu, nanti koko beliin kamu boneka. Ada yang bagus loh bonekanya besar kesukaan aneta. (Tapi adik saya malah diam saja sambil gelengkan kepala, akhirnya saya bertanya lagi pada dia).
Saya: aneta sayang, kita makan dulu yu di depan sana ada ayam penyet, enak pedas kesukaan kamu kan, suka pedas. (Tapi aneta malah bilang “gak mau”).

Sesampai di rumah, saya ceritakan pada orang tua saya. Akhirnya saya di suruh oleh orang tua saya ke rumah kiyai yang pernah saya datangi rumahnya, dan sesampai di sana saya menceritakan dan kata kiyai itu.
Kiyai: itu setengah aneta setengah siluman ular itu, mungkin siluman itu ingin menguasai semua badan aneta tapi tidak bisa sepenuhnya karena saya sudah kasih doa ruqyah pada aneta, baiklah saatnya saya ke sana, saya dan kiyai yang lain akan ikut juga untuk membantu”.

Dan akhirnya perjalanan kita ke rumah, pas aneta di datangi kiyai. Aneta ketakutan, dia bilang panas dan akhirnya aneta di bacakan doa, di basuh mukanya pakai air yang sudah di doakan oleh para kiyai dan menyuruh saya untuk menyiramkannya juga di luar sekeliling rumah saya, dan akhirnya para kiyai pamit dan berkata.

Kiyai:adikmu sudah sembuh, alhamdulillah gak akan pernah dia di ganggu lagi.
Saya: terima kasih banyak, tapi siapa sebenarnya yang lakukan ini pada adik saya.
Kiyai: sudahlah tak usah di pikirkan suatu saat insya Allah kamu akan tau.

Hari pun berlalu, adik saya ceria lagi pas saya antar ke sekolah. Hari ke 1, 2, 3, 4, 5 dan seterusnya dia main sama temannya, ketawa, dan pas pulang sekolah saya jemput, dia banyak bercanda dan ngajak saya belanja beli baju, buku, boneka juga, kan waktu dia masih sakit sempat saya tawarkan boneka, *haha dan makan-makan juga dia mau malah makannya banyak. Bahkan cerewet, manja, bawelnya pun sudah bisa terdengar lagi, *haha. Saya senang berhubung adik saya baru sembuh dari sakitnya dan selama 1 bulan saya antar jemput dia terus *hehe.

Tapi pas saya jemput aneta di sekolah, aneta naik ke mobil dan dia bilang ke saya.
Aneta: koko ayo kita ke tempat bela sungkawa, mas samuel yang dulu pernah cintanya aku tolak, dia meninggal.

Aku pun turuti dia sampai di tempat duka, saya cukup aneh sama orang sekitar pada ngomongin jasadnya, saya pun bertanya pada seorang bapak, dan katanya meninggalnya sangat aneh lidahnya keluar berwarna hitam. Sama melotot padahal meninggalnya gak kecelakaan sama sekali, di situ saya kaget dan berpikir wah jangan-jangan yang dulu mau santet adik saya, dia itu samuel.

Saya pun bergegas ajak adik saya pulang cepat. Dia sempat mengaji tapi gak selesai, saya cepat tuntun adik saya pulang ke mobil, dan akhirnya adik saya heran kenapa saya begitu cepat mengajak dia pulang tapi saya gak ceritakan, saya gak mau adik saya sakit lagi.

loading...

Oh ya mengenai samuel, dia laki-laki yang suka banget sama adikku, dia seorang pengusaha tapi memang baik terhadap adik saya, pernah berikan macam-macam barang juga dan uang cukup besar tapi untuk adik saya gak pernah mau menerimanya, dan mungkin cintanya di tolak jadi sakit hati. Tapi saya bersyukur adik saya sudah sembuh seperti semula.

KCH

Alex

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

Alex has write 2,684 posts