Ketika Waktu Berhenti

Hy semuanya terima kasih yang sudah baca ceritaku, sebelumnya ceritaku yang berjudul sabun colek terbit pada tanggal 1 April silahkan bagi yang mau baca klik tulisan yang berwarna biru, (cuma bercanda *hehe). Pagi itu aku bersiap-siap untuk berangkat ke bandara karena keluargaku akan berlibur ke Eropa, setelah aku siap aku langsung masuk kedalam mobil.

Setengah jam kemudian aku sudah sampai di bandara karena jaraknya tidak terlalu jauh jadi cepat sampainya. Setelah beberapa menit menunggu, pesawat akan segera terbang lalu aku beserta keluarga langsung masuk Dan mencari tempat duduk. Selama di pesawat aku hanya tidur sedangkan adikku tampak senang sekali, lalu aku merasa ingin ketoilet, lalu aku langsung masuk kedalam toilet.

Setelah selesai aku langsung menuju tempat dudukku tetapi pandanganku tertuju kepada sesuatu benda dipojok dekat ruangan gawat darurat karena aku penasaran, aku langsung menghampirinya. Setelah aku lihat ternyata itu sebuah jam berbentuk bulat berwarna emas, lalu aku langsung mengambilnya dan kembali ketempat dudukku semula.

Selang beberapa jam kemudian pesawat akan segera mendarat semua penumpang langsung berpegangan yang kuat. Setelah selesai, aku beserta keluarga langsung turun dan menyewa taksi untuk pergi ketempat tujuan. Aku menginap disalah satu hotel disana, malamnya aku tidak langsung tidur. Aku penasaran dengan jam yang kutemukan tadi, lalu dibelakang jam itu ada sebuah tombol karena aku penasaran lalu aku tekan.

Dan apa yang terjadi, seketika semua sunyi tidak ada suara kendaraan diluar. Lalu ketika aku lihat jam didinding semuanya berhenti, lalu aku lihat dijendela ternyata semua kendaraan berhenti. Aku kebingungan, lalu aku langsung menekan tombol itu kembali dan semua kembali normal, aku sangat kaget lalu aku langsung beranjak tidur.

Keesokan paginya aku beserta keluargaku pergi ke kota Paris, lalu kami pergi ke menara Eiffel. Di sana aku berfoto-foto untuk kenangan tapi tiba-tiba semua orang berteriak histeris. Ternyata ada seseorang yang jatuh dari menara, aku langsung mengeluarkan jam itu lalu ketika seseorang itu akan sampai ketanah, aku langsung menekan tombol itu. Seketika semuanya kembali terdiam, lalu aku langsung mengambil terampolin kecil yang ada ditaman itu lalu aku geserkan.

Dan aku langsung menekan kembali tombol di jam, dan semua mulai bergerak kembali lalu orang itu langsung selamat. Setelah puas bermain aku langsung pergi ke restaurant dekat taman untuk memesan makanan karena aku sangat lapar dari tadi bermain. Lalu ada seorang anak kecil yang sedang memegang minuman. Terlihat minuman itu tumpah kelantai dan saat itu ada seorang pelayan yang sedang membawa makanan. Ia lewat dihadapan si anak lalu ia hampir mau terpeleset, dan makanan itu hampir jatuh.

Aku langsung menekan tombol jam dan seketika ia berhenti. Lalu aku langsung mengambil makanan yang terbang itu dan menaruhnya dimeja. Aku tekan tombolnya lagi dan pelayan itu langsung jatuh kelantai tapi ia tidak terkena air karena sempat aku bersihkan supaya kering, setelah puas aku langsung kembali ke hotel penginapan.

Malamnya aku tidak tidur lagi, tapi tiba-tiba ada sosok bayangan hitam seperti pusaran angin dihadapanku. Semakin lama ia mulai membentuk seseorang dengan pakaian serba hitam. Dan menggunakan topi tak lain ia adalah penyihir, lalu ia mengatakan “berikan jam itu padaku atau kau akan aku bunuh”. Aku semakin mundur dan menjauh dari penyihir itu. Lalu aku memencet tombol jam itu, tapi penyihir itu tidak diam sama sekalipun.

loading...

Ia berkata dengan sangat mengerikan “kau tidak akan bisa membuatku diam oleh jam itu karena aku mempunyai ilmu kekebalan yang sangat kuat dan kau akan menjadi seorang tumbal agar aku dapat cantik serta awet muda, *haha” seketika ia mulai mengambil jam itu dari tanganku. Dan ia menggantungku diatas atap langit-langit rumah dan aku mulai tidak sadarkan diri.

Lalu esoknya semua orang yang ada dihotel tampak ramai, ternyata ada seseorang yang meninggal tadi malam. Ia tergantung diatas langit-langit rumah, sangat mengerikan! Lalu setelah aku lihat ternyata itu jasad diriku yang telah tiada, berarti kejadian tadi malam memang benar aku alami. Terlihat saudaraku, mamah, papah, adikku mereka tampak sangat sedih ketika mengiringi jasadku.

Lalu aku langsung mencari penyihir yang telah membunuhku. Aku menemukannya, lalu ketika ia sedang tidur diam-diam aku mengambil tongkatnya. Dan membakar dirinya hingga ia tewas, lalu aku langsung mematahkan tongkatnya dan mengambil jam itu. Aku menekan tombolnya dan mengatakan aku akan kembali lagi ke dunia ini dalam wujud yang sebaik-baiknya.

Agar seluruh keluargaku serta keturunannya bahagia selamanya. Aku menekan tombol jam itu semua kembali normal, lalu aku segera memecahkan jam itu agar tidak ada kejadian seperti ini lagi. Selesai, terima kasih telah membaca ceritaku yang berjudul ketika waktu berhenti.

KCH

wika

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

wika has write 2,694 posts