Ketindisan di Tengah Malam

Hi, teman-teman KCH, kenalin aku Dian silfani kharie. Kalian, ya bisa dipanggil Dian, oh iya kalian pasti baru dengar namaku kan? Yap! Ini pertama kalinya aku ngepost cerita di KCH yang berjudul ketindisan di tengah malam, yah berawal karena aku suka banget sama cerita-cerita horor gitu. Jadi ke pengen ngepost juga. Waduh! Kok jadi panjang lebar begini yeah. Ya sudah singkat cerita, cerita ini aku dengar dari adik perempuanku namanya Euis, ceritanya begini.

Ini kisah nyata lho. Dan jangan baca ini sendirian! Pada suatu hari, (tanggal dan bulan nya lupa) adik aku lagi bersih-bersih rumah, karena waktu sudah menunjukan pukul 06.30 akhirnya dia memutuskan untuk mandi, setelah mandi, ia langsung istirahat di kamarnya, karena ia merasa sangat lelah. Dia ketiduran, saat bangun semunya menjadi gelap! Karena sedang mati lampu, ia tidak menghiraukan nya. Maka ia melanjutkan tidurnya, kebiasaan nya setiap kali ia tidur malam, jendela kamarnya tidak pernah ditutup.

Dengan alasan agar angin masuk melalui jendela, karena kepanasan, lanjut lagi setelah tertidur lamanya. Ia merasa ada yang mengamati dari luar jendela, sesaat kemudian ia merasakan ada sesuatu yang perlahan mendekatinya, dan tiba-tiba saja ia merasakan ada sentuhan tangan yang sangat dingin menyentuh pundaknya, tangan itu mendorong kuat pundaknya, seakan memaksanya untuk tidur telentang, karena pada saat itu, dia lagi tidur dalam keadaan menyamping, tangan itu kali ini benar-benar sangat kuat, kuat dan kuat.

Tetapi adik ku euis tetap melawan nya dengan tetap tidur dalam keadaan menyamping! Tetapi tiba-tiba saja seluruh badan nya terasa berat seperti ada yang menindihnya, badan nya pun sudah tidak bisa digerakan, (mungkin karena hantu itu merasa sangat marah akibat adik ku tidak mau tidur dalam keadaan telentang) hantu itu menindihnya dalam keadaan menyamping, adik ku benar-benar sangat ketakutan.

Tiba-tiba saja sebuah tangan jatuh tepat di depan matanya, tangan itu sangat pucat dan jari-jarinya sedikit lebih panjang, tetapi ia tetap tidak berani untuk membuka matanya, didalam hatinya, ia melafalkan doa-doa yang ia tahu. Dan berharap ada seseorang yang datang untuk membangunkan nya, untunglah tiba-tiba saja ponselnya berdering (teman nya menelpon), mungkin karena suara kejutan dering dari ponselnya, badan yang terasa sangat berat, kini perlahan-lahan mulai berkurang dan sampai tidak terasa sama sekali beban nya.

Karena kaget ia langsung bangun, dan ternyata sedari tadi lampunya sudah menyala tanpa disadari seluruh tubuhnya dibasahi keringat, karena ketakutan ia langsung keluar kamar untuk tidur bersama neneknya, sebelum masuk kamar ia sempat melirik jam dinding dan ternyata baru jam 03.15 dini hari. Keesokan harinya ia pun bercerita tentang ketindihan yang ia alami semalam kepada neneknya. Itulah cerita kiriman dari saya. Kalau ada kesempatan kapan-kapan aku bakal ngepost cerita lagi ok.

loading...

Share This: