Ketukan Saat Sahur

Namaku Ais. Ini adalah cerita pertamaku yang nyata dan memang benar-benar terjadi. Saat itu, pukul setengah 3 subuh. Aku dan Nenek ku pun sedang sahur. Kami menyiapkan makanan terlebih dahulu. Baru kami langsung sahur. Kami sahur hanya berdua, karena Kakekku sudah meninggal dunia.

loading...

Orang tuaku sahur di rumah orang tua Ayahku. Aku sahur di rumah orang tua Mamaku. Setelah menyantap beberapa hidangan, aku dan Nenek ku menonton televisi. Saat sedang menonton kira-kira pukul empat pagi, ada yang menggedor-gedor pintu rumah. Aku dan nenek ku kaget. Entah itu ke rumah kami atau rumah orang lain. Orang itu menggedornya juga kencang sekali.

Aku dan Nenek ku pun menuju pintu depan. “Kok gak dikunci?” tanya Nenek ku. Aku baru ingat kalau semalam gak aku kunci, dan gordennya belum tertutup. Untung tidak ada maling masuk. Setelah dikunci, kami heran siapa yang menggedor pintu. Esoknya kata Mamaku banyak kembang di depan rumah. Katanya mungkin itu tikus.

Tapi, apa tikus gedor pintunya sekencang itu? Aku pun berpikir kalau orang itu mau memberi tahu pintu rumah belum dikunci. Aku berpikir orang itu adalah Kakek ku. Sampai sekarang, aku tidak tahu siapa yang menggedor pintu rumahku. Tapi, aku berterima kasih karena penggedor itu telah mengingatkan kalau pintunya belum dikunci.

Share This: