Kisah Anak Indigo

Namaku Anna, aku terlahir sebagai anak indigo dan aku bisa merasakan hal-hal gaib di sekitarku. Sejak aku keluar SMK, tahun 2013, aku memutuskan untuk bekerja. Saat itu aku ikut dengan saudaraku yang tinggal di Bandung dan juga bekerja di sana. Lebih tepatnya di Cimahi, daerah Leuwi Gajah, Aku pun pindah dari Garut ke Bandung.

Singkat cerita, aku bekerja di pabrik kue. Di sana aku bekerja sebagai operator mesin. Sudah hampir satu tahun lebih aku bekerja di sana, dan tidak ada sesuatu keanehan apapun di sana. Sekitar satu mingguan yang lalu, ketika saya kebagian shift malam, sekitar jam setengah satu pagi temanku, Linda, menghampiriku. “An, anterin aku ke toilet yu!” Linda memohon kepadaku untuk menemaninya pergi ke toilet.

Sesampainya di sana, Linda langsung masuk ke dalam toilet dan menutup pintunya. Aku menunggu di luar sambil berkaca di cermin besar dan membasuh wajahku dengan air di wastafel. Jujur saja, suasana di pabrik pada malam hari sangat sepi. Karena hanya beberapa orang saja yang masuk. Dan keadaan itu membuat bulu kudukku tiba-tiba merinding.

Untuk mengusir rasa kantuk dan jenuh, aku bernyanyi-nyanyi kecil. “Lin, lama amat. Kamu lagi apa sih?” “Sebentar, aku lagi ganti pembalut!” jawab Linda. “Ohh.. kamu lagi datang bulan toh!” Dan Astaga… tiba-tiba aku mendengar suara rintihan dan aku lihat dari celah bawah pintu, ada tangan hitam panjang, aku berteriak karena takut.

loading...

Mendengar jeritanku, Linda langsung bergegas keluar dari toilet dan berlari menghampiriku. “Ada apa, An?” Aku tidak langsung menjawab, karena.. Astaga! Dari balik pintu toilet yang tadi dipakai oleh Linda, ada sesosok wanita dengan rambut hitam panjang berantakan dan berpakaian putih kotor sedang menjilati darah di bekas pembalut yang dipakai oleh Linda.

Perempuan itu menatapku tajam, dan menyeringai. Tiba-tiba badanku terasa kaku sekali. Aku tidak dapat menggerakkan tubuhku. Aku pun menangis sejadi-jadinya sambil membaca doa. Linda pun ikut panik, mungkin karena melihatku bersikap sangat aneh. Dan beberapa menit kemudian, sosok wanita menyeramkan itu pun hilang. Badanku sangat lemas.

Aku berusaha menenangkan diri. “Lin, cepet kamu buang pembalutnya. Tapi darahnya kamu bersihin dulu!” Linda pun menurut. “Kamu sih teriak-teriak, aku jadi takut. Gak sempet bersihin pembalutnya.” Sepertinya temanku, Linda, tidak mengetahui kejadian menyeramkan yang baru saja aku alami. Tapi dia terlihat sangat panik.

Linda menyerangku dengan beberapa pertanyaan. Sepertinya dia penasaran apa yang sebenarnya telah terjadi. Tapi aku memilih diam. Karena aku tidak ingin membuatnya takut atau bahkan menyebar isu ke lingkungan di pabrik. Setelah kejadian itu, kami tidak pernah kembali ke toilet itu. Kalaupun ingin ke toilet, kami lebih memilih pergi ke toilet tamu yang berada di luar.

Esok harinya Linda tidak masuk kerja selama dua hari. Dia jatuh sakit, karena demam tinggi. Pernahkah kalian mengalami hal yang serupa? aku hanya mengingatkan kepada para wanita, kalian jangan melamun pada saat datang bulan. Dan tidak boleh membuang bekas pembalut sembarangan, dan sisa darahnya pun harus dibersihkan dengan benar. Atau kalian akan mengalami hal menyeramkan yang serupa dengan saya.

loading...
KCH

KCH

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

KCH has write 2.749 posts