Kisah Misteri di Markas HMS

Hai kenalin aku brian, ini pertama kali ngeshare kisah misteriku selama tinggal di markas HMS. Pada menjelang akhir bulan puasa juli 2016 banyak rekanku yang balik kampung karena ingin lebaran bersama keluarga, jadi hanya sisa 4 personil yang tersisa di markas sedangkan aku dapat dibagian atas lantai 2 dimana setiap lantainya hanya ada 5 kamar dan terbagi 4 kompleks, nah jadi di bagian kompleks kamarku ini hanya aku saja penghuninya sendiri.

Kejadiannya itu tanggal 3 juli 2016 tepat pada pukul 02.34 WIB dini hari, aku kebelet buang air kecil. Akhirnya aku turun ke bawah arah kamar mandi yang terkenal super angker, kisah nenek-nenek penghuni kamar mandi nomor 2, karena kamar mandi hanya berkapasitas 3 saja, kamar mandi nomor 2 itu baru mulai di rombak setelah 4 tahun tertutup karena rusak, saat pembongkaran rekanku kerasukan nenek itu.

Ok langsung aja, saat aku buang air kecil terdengar ada yang mengetuk tembok dan pintu kamar mandi? Pas aku lihat gak ada 1 orang pun, karena aku terkenal pemberani di kalangan personil HMS maka aku siap dengan pedangku untuk berjaga-jaga menghindari suatu kemungkinan yang gak diinginkan. Dari balik tembok kamar mandi yang juga sebuah kali yang sangat angker penuh dengan sarat makhluk gaib disana.

Terdengar suara rintih wanita dengan penasaran aku coba meneliti lokasi tersebut. Alhasil kosong gak ada siapa-siapa, dan aku pun semakin tegang, tepat saat pandangan aku semakin fokus. Aku di kagetkan dengan suara anak kecil yang berlari di belakangku. Saat aku kejar ternyata anak itu berubah menjadi hantu wanita cantik dan dalam hitungan menit menunjukkan kemarahannya dengan wajah yang menyeringai seram dan hancur serta bau busuk yang menyengat.

Dengan keterampilan bermain pedang, aku coba untuk tidak menantang tapi hanya siap siaga takut ada serangan, dan anehnya saat aku bersiap dengan formasi pedang 8 penjuru dia malah tertawa menggelitik dan seperti memanggil kawanannya dan benar saja dugaanku disitu para peserta hantu datang sebanyak 6, kuntilanak 4 dan pocong 2, ini pemandangan yang gak aku inginkan, dan akhirnya aku memilih lari keluar markas.

loading...

Dan meminta pertolongan warga di pos ronda. Alhasil nasib baik di tanganku hantu itu gak mengejar aku lagi dan aku gak pernah balik ke markas itu selama bulan ramadhan. Tapi saat aku balik lagi sehabis lebaran perasaanku lega karena banyak rekan yang sudah balik kota. Thanks yah, itulah ceritaku di markas besar HMS.

Share This: