Kisah Pak Ustad: Gara-gara Kompetisi Cinta (Bagian 3)

Sebelumnya kisah pak ustad: gara-gara kompetisi cinta (bagian 2). Budi kemudian kembali mengikuti winda masuk kedalam rumahnya yang kemudian masuk kedalam kamarnya sambil tersenyum puas melihat jilbab tersebut, kembali dia mencoba jilbab tersebut satu persatu sambil berkaca dikamarnya. Budi ingin sekali memperingatkan winda kalau sebenarnya ada seperti aura hitam yang tampak seperti asap hitam tipis keluar dari jilbab itu tetapi budi tidak bisa berbuat apa-apa.

Setelah mencoba winda kemudian menyimpan jilbab itu di rak lemarinya. Tiba-tiba budi merasa badannya ditarik ke hari lain, saat itu dia melihat dirinya sendiri bertamu dirumah winda dan winda mengenakan salah satu jilbab yang diberikan oleh si polisi. Budi melihat dirinya tiba-tiba diserang oleh bayangan hitam tersebut dibagian tengkuk dan uluhatinya.

Makhluk hitam itu beberapa diataranya seperti meresap masuk kedalam tubuhnya. Dan budi teringat saat itulah dia mulai merasa badannya tidak nyaman. Berganti ke hari lain saat itu dia melihat dirinya bersama winda berada dikantin kampus untuk makan siang dan winda mengenakan salah satu jilbab yang diberikan oleh si polisi. Sesaat setelah pesanan makanan datang budi melihat beberapa makhluk hitam itu masuk kedalam gelas minumannya dan kedalam makanannya dan budi melihat dirinya makan dengan lahap saat itu.

Kembali ke hari lainnya, budi sekarang melihat winda yang sedang menelepon si polisi dan sekarang melihat aura hitam ada disekeliling winda. Budi melihatnya dengan bergidik ngeri karena dia merasa itu sangat menyeramkan. Seberkas cahaya putih tiba-tiba menarik budi dengan sangat keras menghisapnya melewati sebuah lorong panjang dan tiba-tiba menghempaskannya keatas tempat tidur yang membuatnya tersentak terbangun dengan badan penuh keringat dan nafas yang cepat.

Segera dia tersadar dimana dia berada sekarang dan dia merasa aneh karena mengingat mimpinya dengan sangat mendetail. Segera budi membersihkan diri dan shalat subuh kemudian bergegas kerumah pak ustad. Dia kemudian menceritakan mimpinya secara mendetail kepada pak ustad dan pak ustad mendegarkannya dengan santai sambil mengajak budi duduk diteras belakang rumah sambil sarapan dan minum kopi.

Setelah budi selesai bercerita kemudian pak ustad mengatakan kalau sebenarnya dia mengetahui kalau ada aura negatif dari dalam tubuh budi yang merupakan “kiriman”, maka dari itulah pak ustad kemudian memijat kaki kiri budi untuk mengeluarkan makhluk hitam yang masuk kedalam tubuhnya dan itulah juga yang menyebabkan saat dipijat kaki budi terasa panas. Pak ustad kemudian menyuruh budi untuk segera kerumah winda dan minta dia untuk memusnahkan jilbab pemberian dari si polisi karena selain menyerang budi makhluk hitam itu juga bisa menyerang winda dan keluarganya.

loading...

Pak ustad juga berkata kalau si polisi tidak akan pernah berani lagi datang dan bahkan menelepon winda lagi karena setelah jilbab itu di musnahkan, dia pasti akan merasakannya dan pak ustad juga berkata setelah jilbab itu dimusnahkan akan mengirim balik makhluk hitam itu kepada tuannya. Budi kemudian bergegas kerumah winda, kedatangannya membuat winda kaget karena budi tiba-tiba ada didepan pintu rumahnya sepagi itu.

Setelah dipersilahkan masuk tanpa memberikan waktu winda berbicara budi kemudian berkata kalau dia mengetahui hubungan dengan si polisi yang selama ini winda sembunyikan dan dia juga berkata mengetahui ada hadiah yang di berikan oleh si polisi kepadanya, budi juga bercerita bagaimana dia sakit, bagaimana dia kemudian diobati oleh pak ustad dan bagaimana mimpinya yang dia ceritakan secara mendetail kepada winda yang membuat winda menjadi terlihat tegang dan kemudian mengakui perbuatannya sambil menangis dihadapan budi.

Budi kemudian berkata kalau menurut pak ustad winda harus memusnahkan jilbab tersebut sebelum dia mencelakai banyak orang. Winda setuju dengan perkataan budi yang kemudian mengambil jilbab tersebut dan membakarnya dibelakang rumahnya. Winda kemudian menemui budi dan meminta maaf atas apa yang dilakukannya selama ini dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi. Walaupun masih sakit hati budi memaafkannya dan semenjak saat itu rasa sakit dan mimpi buruknya hilang total.

Budi dan winda kemudian menjalin hubungan yang baik setelah itu sampai sekitar satu bulan kemudian budi kemudian memutuskan hubungan dengan winda karena merasa tidak nyaman dengan sikap winda yang kembali mendekati seorang polisi keponakan tetangganya yang baru selesai pendidikan. Budi sempat bertanya kepada si polisi keponakan tetangga winda dan si polisi berkata kalau dia sebenarnya tidak mengejar-ngejar winda tetapi winda yang mengejar-ngejar dia.

Mendengar itu budi akhirnya mengambil keputusan itu karena winda sudah melanggar janjinya. Satu tahun kemudian winda menikah dengan si polisi sedangkan budi sekarang bekerja disalah satu perusahaan besar. Pernah budi bercerita kalau winda beberapa kali mencoba menjalin komunikasi dengannya tetapi budi enggan menanggapinya sampai sekarang.

Pembaca cerita hantu (KCH) begitulah cerita yang aku dapatkan langsung dari budi dan dari pak ustad, semoga bisa diambil pelajarannya (kalau ada). Bagi teman-teman yang sudah menunggu cerita kisah pak ustad dariku dengan menanyakan kisah-kisah pak ustad selanjutnya aku mengucapkan terima kasih atas atensinya.

Untuk kisah-kisah selanjutnya mungkin tidak setiap hari akan ada karena aku tidak bisa menulis kisah ini tanpa ada cerita pak ustad yang menceritakan salah satu kisahnya. Tetapi terlepas dari itu semua sekali lagi terima kasih pada teman-teman via facebook yang ternyata menunggu kisah-kisah pak ustad berikutnya. Sekian.

Yandi Lalu

Yandi Lalu

Facebook - Yandi Lalu ┬╗Instagram - @yandilalu

All post by:

Yandi Lalu has write 87 posts