Kisah Pak Ustad: Jin Kiriman

Kisah Pak Ustad adalah cerita yang aku ceritakan kembali dari teman atau dari saudara yang telah menceritakan pengalamannya sebagai seorang yang bisa melakukan pengobatan terhadap orang yang mengalami gangguan dari hal-hal yang berbau mistis. Cerita ini tidak cuma bersumber dari satu orang saja tetapi dari beberapa orang yang aku ceritakan satu persatu berdasarkan kisah yang langsung dituturkan oleh narasumbernya.

Nama mereka aku tulis sebagai “Pak Ustad” atau tidak aku sebutkan, begitu juga nama-nama yang lain aku samarkan termasuk lokasi kejadiannya tidak disebutkan secara mendetail semata-mata untuk menjaga privasi dan kenyamanan orang yang ada dalam cerita ini.

Hari itu saudaraku yang selanjutnya aku sebut pak ustad, mendapatkan telepon dari salah seorang anaknya. Anaknya bercerita kalau tingkah cucunya pak ustad ada yang janggal, secara tiba-tba anak kecil berumur lima tahun ini menjadi sering emosional dan bersikap seolah-olah orang dewasa terutama dari suara dan cara dia berbicara. Anehnya lagi si cucu selalu mencari-cari pisau dapur dan mengatakan ingin menusuk ayahnya.

Ngeri banget deh anak sekecil itu ngomong kayak gitu. Pak ustad kemudian meminta anaknya membawa cucunya datang kerumah. Pak ustad sudah menyiapkan sebotol air laut yang dimasukan dalam sebuah botol sprayer. Tidak berselang lama datanglah cucu pak ustad kerumahnya. Tidak seperti cucu yang biasanya selalu minta digendong saat bertemu kakeknya, saat itu terlihat marah dan segera beranjak mendekati pak ustad dengan bersiap memukulnya.

Belum sempat sang cucu melayangkan tinju mungilnya pak ustad segera menyemprotkan air laut tersebut kepada wajah sang cucu yang membuat dia menjerit seperti kepanasan dan kesakitan. Hal anehnya tiba-tiba suara sang cucu berubah menjadi suara orang dewasa yang terdengar marah. Untuk kedua kalinya pak ustad menyemprotkan air itu kepada wajah cucunya yang akhirnya meminta ampun tetapi masih dengan suara orang dewasa. Kemudian pak ustad memegang tangannya dan bertanya siapa sebenarnya yang ada didalam tubuh sang cucu.

Makhluk yang ada dalam tubuh sang cucu kemudian menjawab bahwa dia adalah bangsa jin yang diperintahkan oleh seorang dukun untuk merasuki tubuh anak pak ustad dan disuruh untuk menciderai sang bapak. Pak ustad kemudian kembali bertanya siapa yang menyuruhnya. Jin tersebut menjawab kalau dia disuruh oleh ipar dari anaknya pak ustad. Mendengar itu anaknya pak ustad sangat terkejut karena dia merasa tidak pernah punya masalah dengan iparnya tersebut dan lagi anak mereka seumuran, sering bermain juga kerumahnya dan rumah pak ustad dan selalu bermain bersama bahkan sekolah ditempat yang sama.

Pak ustad saat itu tidak langsung percaya dan bertanya sekali lagi siapa yang menyuruhnya dengan kembali menyemprotkan air yang dia bawa. Jin itu kembali berkata kalau dia disuruh oleh ipar dari anaknya pak ustad. Setelah itu pak ustad kemudian menyuruh jin tersebut keluar dari tubuh cucunya dan mengingatkannya agar jangan pernah kembali. Pak ustad kemudian menyuruhnya untuk kembali kepada pemiliknya.

Si jin yang sudah menyerah itu kemudian keluar dari tubuh cucunya pak ustad dan seketika itu juga sang cucu merasa heran kenapa dia bisa berada dirumah kakeknya yang kemudian segera meminta bermain bersama pak ustad seolah tidak pernah terjadi hal aneh dalam dirinya. Pak ustad kemudian berpesan kepada anaknya untuk membaca sebuah doa yang harus dibaca selama satu minggu dengan tujuan melindungi diri dari gangguan mahluk gaib dan membuat mereka kembali kepada tuannya seandainya itu adalah “kiriman”.

Tiga hari kemudian pak ustad kedatangan tamu yaitu ipar dari anaknya yang membawa anaknya yang seumuran dengan cucunya pak ustad. Mereka berkata kalau mereka bingung kenapa tiba-tiba anaknya menjadi ganas dan memukuli bapaknya sampai babak belur yang secara logika tidak mungkin dilakukan oleh anak yang berumur lima tahun. Pak ustad yang sebenarnya sudah tahu apa yang terjadi kemudian mempersilahkannya masuk, tetapi rupanya si anak kecil ini menolak untuk masuk sambil berteriak-teriak dan meronta-ronta.

Pak ustad kemudian memegang kepalanya dan membacakan doa agar sia anak berhenti meronta dan mengusir si jin keluar dari tubuh anak ini. Si jin rupanya tidak mau keluar dari tubuh anak ini dan mengatakan bahwa dia akan tinggal selamanya disana. Pak ustad kemudian kembali berdoa tetapi kali ini dengan seolah-olah melilitkan tali ketubuh si anak. Jin yang ada dalam tubuh anak ini kemudian berteriak kesakitan meminta dilepaskan tetapi pak ustad tak bergeming dan memintanya keluar dari tubuh anak kecil itu.

Karena tetap tidak mau keluar, kemudian pak ustad mempersilahkan mereka masuk kerumah dan membaringkan anak kecil ini ditempat tidur tanpa bisa bergerak cuma menangis dengan suara orang dewasa. Selang lima belas menit kemudian setelah pak ustad mengencangkan tali gaib yang diikatkan pada si jin, akhirnya jin itu menyerah dan meminta dilepaskan agar bisa keluar dari tubuh anak ini. Pak ustad kemudian melepaskan ikatannya dan jin itu kemudian keluar dari tubuh si anak ditandai dengan keheranan si anak yang tiba-tiba berada dalam rumah pak ustad.

loading...

Orang tua anak ini kemudian bertanya kepada pak ustad sebenarnya apa yang terjadi kepada anak mereka. Pak ustad kemudian menjawab kalau anak mereka dirasuki oleh jin yang disebabkan karena hubungan rumah tangga dan keseharian mereka dilingkungan tempat tinggalnya masih diwarnai oleh perasaan dengki dan iri hati. Pak ustad kemudian mengatakan kepada mereka agar setelah sampai dirumah membaca istigfar sebanyak lima ratus kali didepan sebuah baskom berisi air kemudian setelah selesai menyiramkannya ketubuh mereka mulai dari kepala.

Hal itu dilakukan untuk mengingatkan diri dan untuk memohon ampun kepada Tuhan atas kesalahan yang mungkin pernah mereka lakukan dan supaya anak mereka tidak dirasuki lagi oleh bangsa jin. Orang tua anak ini kemudian tertunduk malu mungkin menyadari kesalahannya dan sebelum berpamitan pulang mereka berjanji untuk merubah sikap dan membaca istigfar sebanyak lima ratus kali sesuai dengan nasihat dari pak ustad. Sekian.

Yandi Lalu

Yandi Lalu

Facebook - Yandi Lalu ┬╗Instagram - @yandilalu

All post by:

Yandi Lalu has write 87 posts