Kisah Pak Ustad: Jin yang Sombong

Kisah Pak Ustad adalah cerita yang aku ceritakan kembali dari teman atau dari saudara yang telah menceritakan pengalamannya sebagai seorang yang bisa melakukan pengobatan terhadap orang yang mengalami gangguan dari hal-hal yang berbau mistis. Cerita ini tidak cuma bersumber dari satu orang saja tetapi dari beberapa orang yang aku ceritakan satu persatu berdasarkan kisah yang langsung dituturkan oleh narasumbernya.

Nama mereka aku tulis sebagai “Pak Ustad” atau tidak aku sebutkan, begitu juga nama-nama yang lain aku samarkan termasuk lokasi kejadiannya tidak disebutkan secara mendetail semata-mata untuk menjaga privasi dan kenyamanan orang yang ada dalam cerita ini.

loading...

Cerita ini sebenarnya ada penggalan videonya tapi kan gak mungkin juga diposting di website cerita-hantu.com (ngabisin kuota buat uploadnya). Jadi aku tuangkan dalam bentuk tulisan. Ini kisah dari salah satu saudaraku yang selanjutnya aku sebut pak ustad. Malam itu saat akan istirahat dia didatangi oleh sosok jin yang mengaku sebagai jin bangsawan dan lebih sakti dari pak ustad.

Jin ini kemudian mengundang pak ustad ke rumahnya dan menantang pak ustad untuk mencoba mengusirnya dari tempat itu. Pak ustad saat itu cuma tersenyum dan kemudian bertanya dimanakah rumahnya. Si jin ini kemudian mengatakan kalau rumahnya ada di desa **** dirumah ****. Pak ustad kembali bertanya di bagian mana dari rumah itu dia tinggal. Si jin kemudian menjawab kalau dia tinggal dikamar mandi.

Pak ustad tidak bisa menahan tawanya mendengar jawaban itu dan berkata “masa bangsawan tinggal dikamar mandi”. Si jin marah ditertawakan pak ustad dan sebelum pergi dia kemudian berkata akan menunggu pak ustad dirumahnya. Keesokan harinya dia pak ustad bersama salah seorang keponakannya bertandang kerumah yang dimaksudkan oleh si jin itu.

Setelah mencari beberapa lama mereka akhirnya menemukan rumah tersebut. Si tuan rumah saat itu menjamu mereka dengan baik apalagi setelah dijelaskan maksud kedatangannya, karena saat itu ternyata salah seorang penghuni rumah itu sering mengeluh sakit yang tidak pernah diketahui penyebabnya. Pak ustad kemudian meminta ijin untuk melihat kamar mandi yang tentunya segera ditunjukan oleh pemilik rumah.

Saat dikamar mandi pak ustad ternyata tidak menemukan si jin ada disana dan disaat bersamaan tiba-tiba saudara si pemilik rumah yang sering sakit-sakita itu tiba-tiba menjerit dan terduduk lemah, ternyata si jin telah berpindah merasuk kedalam tubuh saudara si pemilik rumah. Pak ustad kemudian mendekatinya dan tiba-tiba dari orang itu matanya melotot kearah pak ustad dan tertawa terbahak-bahak, si jin berkata “kalau kamu memang sakti, sekarang buat aku keluar dari tubuh orang ini”.

Pak ustad kemudian memegang orang tangan orang yang dirasuki tersebut sambil membaca doa-doa. Tetapi anehnya si jin yang ada didalam tubuhnya tertawa terus sepanjang pak ustad berdoa dia berkata “ayo terus baca, karena aku tidak merasa apapun *haha”. Pak ustad terus melanjutkan doa yang dibacanya tanpa memperdulikan ocehan si jin yang terus saja menghina, meledek pak ustad yang masih membaca doa-doa sambil memegang tangan orang yang dirasuki ini.

Lama kelamaan tawa si jin semakin keras dan semakin menghina dan melecehkan kemampuan pak ustad sambil berkata “aku lebih kuat, aku lebih sakti dan kamu tidak akan bisa melawanku apalagi mengalahkanku”. Pak ustad yang mendengar perkataan si jin kemudian menghentikan bacaan doanya kemudian berkata “wahai jin aku cuma perantara sebenarnya bukan aku yang engkau lawan tetapi Tuhan yang engkau lawan”.

Seketika itu juga si jin tiba-tiba menjerit seperti kesakitan. Pak ustad kemudian melanjutkan doanya, dan si jin semakin keras teriakannya tetapi dia masih mau bertahan dan menolak keluar dari tubuh orang ini. Pak ustad kemudian menempelkan jari telunjuknya kesalah satu mata orang itu yang seketika membuat si jin menjerit sambil berkata “mataku sakit, mataku sakit”.

Pak ustad kembali menyuruhnya keluar tetapi dia masih bergeming tidak mau keluar dan sekali lagi pak ustad menempelkan jarinya kearah mata yang satunya dan kembali kemudian si jin menjerit sambil berkata “mataku buta, mataku buta”. Si jin terus berteriak-teriak kesakitan sampai akhirnya dia memohon ampun kepada pak ustad karena dia sudah tidak tahan lagi.

Akhirnya dia meminta kepada pak ustad untuk dikeluarkan dari tubuh orang ini dia mengaku saat ini dia tidak tahu jalan keluar dan tidak bisa keluar dari dalam tubuh orang ini. Pak ustad kemudian berkata “jangan kamu pernah lagi kembali kesini, pergi dari sini, dari rumah ini dan jangan sombong karena cuma Tuhan yang boleh sombong”. Si jin berjanji akan segera pergi setelah keluar dari tubuh orang ini dan mengakui kekalahannya.

Pak ustad kemudian bertanya lewat jalan mana si jin mau dikeluarkan. Si jin menjawab kalau dia mau keluar dari jari jempol kiri orang itu dan meminta pak ustad memijitnya agar dia tahu letaknya. Pak ustad kemudian memijit jempol kaki kiri orang itu yang kemudian tiba-tiba pingsan menandakan si jin sudah keluar dari dalam tubuhnya.

Setelah itu pak ustad kemudian membacakan doa pada segelas air dan meminumkannya pada orang yang sudah dirasuki tersebut. Setelah meminum air, orang itu kemudian sadar dari pingsannya. Pak ustad kemudian meminta diri kepada yang punya rumah untuk berpamitan karena urusannya sudah selesai. Sekian.

Yandi Lalu

Yandi Lalu

Facebook – Yandi Lalu »

Instagram – @yandilalu

All post by:

Yandi Lalu has write 87 posts

Please vote Kisah Pak Ustad: Jin yang Sombong
Kisah Pak Ustad: Jin yang Sombong
Rate this post