Kisah Seorang Penjaga Makam

Pak harto (bukan nama sebenarnya) adalah seorang penjaga makam, dan juga yang membersihkan makam-makam itu dari rumput-rumput liar yang tumbuh di area makam, pak harto pria tua yang berumur 57 tahun sudah bekerja sebagai penjaga makam selama 25 tahun, dan upah yang dia peroleh juga tidak terlalu besar perbulannya karena mengharap keikhlasan hati dari mereka yang punya saudara yang di makamkan disitu.

Pagi itu sekitar jam 8, pak harto seperti biasa mengayuh sepedanya menuju pemakaman umum tempat dia bekerja, dengan keikhlasan hati dan senyum manis yang merekah dibibir pak harto pun mengambil pembabat rumput dan mulai bekerja membersihkan rumput-rumput yang mulai memanjang, saat sedang membersihkan makam mantan seorang kepala desa tiba-tiba kaki kanan pak harto sebatas lutut masuk kedalam sebuah lubang.

loading...

Pak harto segera menarik kakinya dari lubang itu dan menggantikannya dengan kayu, sejenak pak harto berpikir “semalam tidak ada lubang disini” lalu pak harto pindah kemakam yang lain untuk dibersihkan, tak terasa hari sudah siang, pak harto pun bergegas pulang kerumahnya. Malam harinya kaki kanan pak harto terasa perih seperti terbakar, selama hampir tiga hari pak harto merasakan perih itu, ingin kerumah sakit tapi gak punya uang akhirnya pak harto gak punya pilihan selain membiarkannya saja.

Dengan keadaannya yang seperti itu pak harto pun tidak bisa berangkat kerja seperti biasa, dan hari keempatnya rasa perih itu pun hilang dengan sendirinya, tapi lambat laun kaki kanan pak harto mulai terlihat melepuh dan 3 minggu kemudian kaki pak harto pun membusuk, warga sekitar rumah pak harto merasa heran dengan kejadian itu dan mulai merasa iba, mereka mencoba memanggil orang pintar untuk memastikan apa yang terjadi pada pak harto, apakah ada hubungan gaib dengan kejadian kaki pak harto yang masuk kedalam lubang.

Tapi pak harto menolak karena gak percaya dengan hal begituan, akhirnya tetangganya sepakat untuk mengumpulkan dana dan membawa pak harto kerumah sakit, dengan melihat keadaan kaki kanan pak harto pihak rumah sakit pun terpaksa harus mengamputasi kaki kanan pak harto, dan semenjak mulai hari itu sampai sekarang pak harto harus memakai kursi roda.

Kisah nyata seorang penjaga makam ini berdasarkan informasi dari seorang teman yang rumahnya tidak jauh dari rumah pak harto, dan sengaja aku tulis untuk mengingatkan para sahabat agar lebih berhati-hati bila berada di tempat angker atau pun berada di pemakaman umum, dan juga untuk tidak buang air kecil sembarangan, karena kita tidak tahu apa yang bakal terjadi pada kita, semoga kita semua dapat memetik hikmah dari cerita di atas.
Pin BBM: D5F24055

Azrul Widiatmadja

Azrul Widiatmadja

" Hidup ini butuh proses dan proses terakhir dari hidup adalah kematian " _ _ ( Bbm. D5F24055 )

All post by:

Azrul Widiatmadja has write 9 posts