Kisah Seram di Gunung Ragastina

Hai sahabat KCH nama saya Hirasaka tempat tinggal saya di Clering kecamatan Donorojo kabupaten Jepara. Kali ini saya akan berbagi kisah nyata dan mitos gunung Ragastina yang terletak di desa saya, mitosnya gunung Ragastina dulu di pikul gareng dalam cerita pewayangan untuk ditaruh di pulau mandalika kalau para sahabat cari di google pasti ada gunung Ragastina.

Nah sobat KCH kali ini saya akan berbagi pengalaman yang sangat mengerikan yang di alami paman saya, waktu itu paman di pilih untuk menjadi satpam di gunung Ragastina yang di pilih ada dua orang karena saat itu teman paman sedang sakit paman berjaga di gunung Ragastina sendirian, paman adalah orang yang terkenal karena tidak takut dengan makhluk halus, paman bertugas satu jam sekali untuk mengelilingi gunung Ragastina, saat itu hari sudah sangat larut sekitar jam 02:00 pagi dan kali ini adalah kali ke 5 paman berkeliling di gunung Ragastina.

Entah kenapa paman saat itu pikirannya tidak menentu, kemudian paman melihat sekelebat cahaya di pinggir sungai yang letaknya tidak jauh dari gunung Ragastina, paman hanya diam dan tidak menghiraukannya kemudian paman berjalan ke arah sebaliknya, saat tidak jauh dari tempat pertama paman mendengar suara telapak kaki kuda, paman saat itu mulai agak merinding tapi seperti biasa paman tidak menghiraukan itu.

Paman berjalan agak cepat dan tiba-tiba paman tersandung sesuatu yang di kira batu, ternyata kelapa yang di pikirkan paman saat itu ”kok ono klopo padahal nok kene iki ora ono wit klopo” atau (disini kok ada kelapa padahal tidak ada pohon kelapa) tiba-tiba pas paman berbalik ada suara seperti batu bergelinding, paman berbalik kemudian kelapa itu sudah hilang di belakangnya dan saat paman berbalik badan kelapa itu sudah ada di depannya.

Kemudian paman tendang kelapa itu sekuat tenaga, dari kejauhan kelapa itu tersenyum. Orang desa saya biasa menyebutnya gundul pecengis atau kelapa hidup, paman kemudian memutuskan untuk kembali ke pos, paman berlari sekuat tenaga kemudian paman berhenti sejenak untuk mengambil nafas. Saat paman menoleh ke belakang dari kejauhan paman melihat ada banaspati atau kemamang yang mendekat.

Paman langsung maaf t*lanjang dan mematikan senternya agar banaspati itu tidak mendekat. Kemudian banaspati itu perlahan mulai menjauh, paman segera memakai bajunya dan saat dia posisi jongkok mau berdiri paman di panggil wanita yang sangat cantik, wanita itu mengajak paman untuk bercinta tapi paman tau kalau itu bukan manusia, ”wes ora usah ayu-ayu kue maleho koyok opo ae aku reti tek kue iku jin” atau ”sudah tidak usah cantik-cantik kamu berubah macam apapun aku sudah tau kalau kamu itu jin”.

Perlahan wajahnya yang cantik mengelupas menjadi sesosok tinggi besar putih berambut acak-acakan dan berwajah hitam. Paman berjalan dan meninggalkan jin tersebut dengan berlari kecil. Paman sampai ke pos, dan esoknya ada korban jiwa di gunung Ragastina, oh iya lupa gunung Ragastina itu adalah gunung batu putih yang di ambil batunya, oke sekian maaf kalau kurang seram.

loading...
KCH

Hirasaka

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

Hirasaka has write 2,660 posts