Kompleks Apartemen Bongcheon Dong

Cerita hantu ini berasal dari Korea Selatan, tepatnya di daerah kompleks apartemen bongcheon dong, Gwanak District, Seoul. Suatu malam, sekitar pukul 11.20, seorang gadis SMA menyusuri jalan malam untuk pulang menuju rumahnya setelah mengikuti kelas malam di sekolahnya yang melelahkan. Tapi di jalan yang dia lewati malam itu benar-benar sepi, tidak ada orang sama sekali.

Lalu yang dia pikir itu adalah suatu keanehan. Karena, biasanya dia melihat banyak orang di daerah tersebut meskipun sudah malam. Mengingat dia tinggal di kompleks apartemen yang cukup ramai dan besar. Dia mulai merasa ketakutan, sehingga dia melihat kebawah dan terus berjalan pulang. Berharap bisa cepat sampai di rumahnya.

Tiba-tiba, sebuah bayangan yang tercermin di aspal bergerak ke arahnya, padahal sebelumnya tidak ada siapa-siapa disekitarnya. Karena penasaran dia memberanikan diri untuk melihat siapakah orang yang tiba-tiba berada di depannya. Dan dia melihat seorang wanita berjalan di depannya. Tapi wanita itu terlihat agak aneh. Bisa dikatakan wanita itu terlihat cacat, dia berjalan terseok-seok dan pincang di depanku.

Karena wanita itu berjalan sangat pelan, akhirnya jarak antara dia dan wanita itu semakin dekat. Dan membuatnya terjebak dengan wanita misterius tadi. Semakin lama, jarak mereka semakin dekat. Sangat dekat sampai dia bisa melihat wanita itu dengan jelas. Wanita itu memakai piyama pink yang kotor, dan terlihat tampaknya hampir semua tubuhnya, tangan, kaki, dan pergelanganya terpelintir. Mungkin itu yang membuat dia pincang dan berjalan terseok-seok. Rambutnya berantakan mencuat kemana-mana.

Itu terlihat sangat aneh dan cukup menyeramkan bagi anak gadis itu, sehingga dia berhenti berjalan. Dia merasa, tidak seharusnya mendekati wanita tersebut lebih dekat lagi, atau mungkin hanya melewatinya saja. Tiba-tiba kepala wanita itu memelintir kebelakang, wajahnya sangat menyeramkan. Matanya menyala merah, kulitnya pucat dan mukanya penuh darah. Hal ini sangat mengejutkan anak gadis itu sehingga dia sangat terkejut dan sangat takut. Sampai dia tidak bisa menggerakkan anggota tubuhnya. Dia seolah membeku disitu.

Tiba-tiba wanita itu bertanya “dimana bayiku?” dengan suara yang parau. Terlihat darah hitam pekat keluar dari mulutnya. Gadis itu sangat ketakutan saat itu, dia tidak tahu apa yang dipikirkannya. Hanya berusaha untuk segera lari dari tempat itu. Jadi dia menunjuk satu arah, sejauh yang dia bisa. Dia hanya berharap wanita itu segera pergi menjauhinya.

“Oh disana” begitu kata wanita itu. Setelah itu wanita menyeramkan tadi berjalan terus ke arah yang ditunjuk oleh gadis tadi dan dia tidak melihat lagi wanita itu. Takut akan kejadian tadi, gadis itu langsung lari untuk meninggalkan kompleks apartemen bongcheon dong tadi. Dia tidak berpikir lagi untuk pergi kemana, hanya berpikir untuk segera keluar dari tempat itu.

Dan tiba-tiba “bayiku tidak ada disini!”. Gadis itu mendengar wanita tadi menjerit dari kejauhan. Tiba-tiba wanita itu mendekat, dia bergerak dengan kedua tangan dan kakinya seperti gerakan kayang dengan gerakan yang cepat dan mendatangi gadis tadi. Setelah kejadian itu, gadis kecil tadi ditemukan tetanggannya pingsan di kompleks apartemen bongcheon dong itu, lalu tetangganya itu membawanya pulang.

Di tahun 2007, ada seorang wanita berusia 33 tahun ditemukan tewas bunuh diri dengan terjun dari apartemen bongcheon dong. Di ketahui dia bernama Chou, seorang single parents yang telah kehilangan seorang bayinya yang masih berumur dua tahun. Sejak saat itu, warga disekitar apartemen bongcheon dong tersebut, sering melihat Chou gentayangan mengelilingi kompleks apartemen itu.

loading...
Ira Sulistiowati

Ira Sulistiowati

Jalani hidup ini penuh dengan tawakal.

All post by:

Ira Sulistiowati has write 55 posts