Kuburan Angker Bersuara

Hai ketemu lagi sama aku nasywa, sebelumnya aku menceritakan tentang tangan berdarah, dan sekarang aku akan menceritakan kuburan angker bersuara. Kita mulai, aku dan kedua temanku yang bernama bila dan reza sudah pulang sekolah tepat jam 11:00 siang. Aku lalu pergi ke kuburan mendoakan kakek ku yang sudah meninggal. Reza mengatakan kepada ku pulang duluan dan bila juga.

loading...

Aku akhirnya sendirian mendoakan kakek ku dikuburan, aku mendoakan kakek ku agar masuk surga dan menikmati surga itu. Selesai mendoakan aku mengambil tas di tanah dan berjalan pulang, tapi tiba tiba aku mendengar suara gaib dari seberang kuburan kakek. Lalu aku memeriksnya tapi tidak ada apa-apa. Aku merasa merinding ketakutan, lalu aku melihat jubah putih di seberang kuburan kakek ku.

Aku mengambilnya, lalu seperti ada yang mengambil jubah putih dariku. Aku tambah merinding dan seperti ada suara di seberang kuburan, aku langsung lari ketakutan tapi seperti seakan aku tidak bisa keluar dari kuburan itu. Dan aku pun memanggil reza dan bila, tapi tidak ada yang mendengarku. Aku melihat pocong dikejauhan wajahnya sama seperti kakek ku.

Aku kaget, dan karena tidak kuat melihatnya akupun pingsan. Lalu reza menemukanku dan aku bertanya kepada reza karena aku anak baru di desa mawar. Reza pun mulai bercerita kepadaku, aku sangat terkejut mendengar reza mengatakan di kuburan itu memang angker dan ada pocong yang suka menari di seberang kuburan kakek dan jubah putih itu adalah jubah pocong itu.

Share This: