Kuburan Tua

Asalamualaikum wr, wb. Perkenalkan sahabt KCH nama saya Ahmad S dan saya dari jambi, saya mau cerita sedikit tentang kejadian aneh yang saya alami saat melewati kuburan tua. Kejadian ini terjadi sekitar tahun 2010 waktu itu saya masih duduk dibangku SMA, pada malam itu saya baru saja selesai mengerjakan tugas sekolah di warnet yang berada lumayan jauh dari rumah saya.

Setelah jam 23.14 saya memutuskan untuk pulang kerumah melalui jalan komplek air panas yang sepi pada malam hari, dikarenakan jalan lintas yang biasa saya lewati pada malam hari akan banyak dilalui oleh mobil batubara. Setelah mengendarai motor tidak berapa lama kemudian saat mendekati area air panas. Tiba-tiba motor saya tidak bisa di gas maupun di rem.

loading...

Motor saya seakan mengalir begitu saja, sampai akhirnya motor saya berhenti di tikungan yang sepi. Saat mengecek bensin ternyata bensin nya full, akhirnya tanpa pikir panjang saya mendorong motor sekitar 20 meter dari tikungan dan berhenti didepan sebuah rumah yang lumayan besar. Tapi yang membuat saya curiga ada seseorang yang berjongkok didepan rumah besar tersebut menghadap ke saya.

Tapi wajahnya tidak kelihatan karena membelakangi lampu teras rumah tersebut, tapi sosok tersebut hanya berdiam diri saja tanpa bergerak sedikitpun. Saya pun sempat berfikir untuk menumpang istirahat sembari menelfon kakak saya dirumah untuk menjemput saya. Tapi hati nurani saya seperti mengatakan “Jangan Berhenti Disini” jadi saya putuskan untuk mendorong motor saya sekitar seratus meter dari rumah tersebut.

Dimana posisi jalan menanjak dengan kondisi jalan sebelah kanan hutan dan sebelah kiri hanya ada 2 rumah lalu saya beristirahat ditepi jalan sambil menelfon kakak saya.

saya : Kak tolong jemput adek, motor adek mogok di komplek air panas.
kakak : iy tunggu dek, kakak langsung ke sana.

Setelah menelfon saya menunggu sekitar 15 menit, tapi kakak belum juga datang, padahal normalnya dari rumah saya sampai ke tempat ini hanya dibutuhkan waktu tidak lebih dari 10 menit, saya juga tidak merasa nyaman di tempat saya berhenti, jadi saya putuskan untuk mendorong motor melewati penurunan yang sepi dan gelap dengan pohon-pohon yang daun nya mengarah kejalanan, setelah melewati penurunan saya berada dipersimpangan gelap, dari persimpangan tersebut saya mendorong motor sekitar 10 menit barulah saya bertemu kakak saya, lalu kakak bertanya.

Kakak : kenapa motornya.
saya : tidak tau kak, bensinnya ada, tapi tidak mau dihidupkan.
Kakak : apa kamu sudah baca doa?
saya : saya lupa kak.
kakak : coba baca doa.

Akhirnya saya membaca doa apa saja yang saya bisa lalu saya mencoba menghidupkan motor saya, seketika saya baru tersadar banyak hal bahwa jam menunjukan pukul 12.02 dan satu hal lagi yang membuat saya merinding, saya baru ingat bahwa ditikungan tempat saya berhenti tadi adalah “Kuburan Tua” sumber air panas. Ketika saya sampai dirumah saya menceritakan semuanya kepada ibu saya, ibu saya hanya mengatakan coba lihat kalender, lalu saya melihat bahwa malam itu malam Rabu “Kliwon”.

loading...