Kuntilanak Berbaju Merah

Hai, namaku Rustam. Saya mau cerita tentang pengalaman horor saya melihat penampakan hantu kuntilanak merah, yang terjadi pada tahun 2006 bulan Juli. Saya lupa tanggalnya karena sudah terlalu lama. Kejadian ini bermula ketika saya pulang kerja, pada saat itu jam menunjukkan pukul 23.00 malam. Saat itu tugas saya sudah selesai, saya lalu menutup laptop dan membereskan barang-barang saya.

Suasana kantor sudah sepi, hanya ada seorang satpam dan seorang OB. Ketika saya sudah sampai mobil, saya lupa mengambil kunci mobil. Sehingga saya harus ke lantai 3, lalu saya pun langsung menuju lift. Saya pun sampai di ruang kerja saya, lalu mencari kunci mobil. Akhirnya ketemu, saya pun lalu keluar dari ruang kerja. Saya pun masuk ke lift lalu menekan tombol ke basement. Namun ada yang aneh, ketika saya ingin memasuki basement. Saya melihat wanita, memakai baju merah dan berwajah sangat cantik. Dia minta diantarkan ke suatu tempat, saya pun mengiyakan nya.

loading...

Saya pun mengantarnya, saat ditengah jalan, saya merasa ada yang aneh dengan wanita ini. Karena wanita ini diam saja ketika saya ajak ngobrol, dia diam tidak menjawab menunjukkan bahwa dia seorang pemalu. Ketika akan ditanya tujuannya kemana (dia hanya menunjukkan arah jalan menuju tempat tersebut), namun saya tidak merasa aneh karena mungkin saja wanita ini lelah dan tidak ingin berbicara.

Supaya tidak ketakutan saya pun menyalakan radio dan memutar sebuah lagu, dan ketika sampai ditempat tujuan wanita tersebut. Saya pun membuka pintu mobil, lalu dia keluar, namun ada yang aneh dengan dia. Ketika ditanya kenapa dia ke tempat ini (rumah kosong). Dia pun tidak menjawab, saya pun semakin merasa aneh, tatkala wanita itu diam saja tidak mengucapkan terima kasih dan ketika saya meninggalkan dia.

Dia diam begitu saja seperti patung, tak bergerak sedikitpun. Saya pun langsung menuju rumah saya, ketika saya sampai dirumah, saya merasa di ikuti oleh wanita tersebut. Namun ketika saya melihat ke belakang, tidak ada siapa-siapa. Saya pun berpikir positif, bahwa saya terlalu lelah, dan sudah sangat mengantuk. Saya tidak mengganti baju, dan langsung menuju kasur untuk tidur. Namun entah kenapa, tiba-tiba saja saya terbangun di malam hari. Entah berapa lama saya tidur, namun saya merasa aneh, tak seperti biasanya. Saat itupun saya haus, saya langsung menuju kulkas yang berada di dapur, namun saya terkejut.

Karena ketika saya menutup pintu kulkas, ada seorang wanita berbaju merah yang barusan saya antar. Saya pun bertanya kepada wanita itu “neng, kok malam-malam ke sini sih neng? kok bisa neng kesini”, padahal semua jendela dan pintu sudah saya kunci dengan rapat. Namun karena saya terlalu banyak pertanyaan dan cerewet, wanita itupun marah saat itu juga. Badan saya kaku, mulut saya menganga dan yang lebih menyeramkannya lagi ketika di wanita tersebut memperlihatkan wajah sesungguhnya. Wajahnya hancur, matanya merah menyala, giginya tajam dan sambil tertawa menyeringai. Badannya kini mulai melayang, saya pun masih dalam keadaan kaku seperti patung.

Dalam hati, saya komat-kamit membaca doa dan dzikir yang saya hapal. Akhirnya saya pun bisa melarikan diri, namun tak sampai disitu. Ketika saya ingin masuk kamar, saya mendengar seperti ada yang memecahkan sesuatu. Ketika saya melihat ke dapur, tidak ada siapa-siapa. Namun saat berbalik ke belakang, saya melihat wanita menyeramkan itu lagi. Kali ini saya bisa berlari dan bergerak, namun nasib malang menimpa saya. Saat berlari, saya tidak melihat kalau yang di depan adalah tembok, karena benturan terlalu keras ke tembok. akhirnya saya pingsan, keesokan harinya saya sudah ada dirumah sakit.

Kata kedua orangtuaku, kamu sudah beberapa hari tidak diketahui keadaan nya. Ketika kedua orangtuaku ke rumahku. Orangtuaku melihat aku pingsan dengan kening memar sangat parah. Ketika saya sembuh, saya pun mencari tahu tentang hantu berbaju merah ini. Menurut salah satu warga, dia merupakan gadis yang sangat cantik, namun suatu hari dia di jamah disuatu tempat kosong dan dibunuh dengan cara dibenturkan ke tembok secara keras hingga dia mati.

Kemudian mayatnya, dikubur disebelah rumah kosong itu dan saat ditunjukkan rumah kosong itu. Saya terkejut, karena rumah kosong tersebut adalah tempat hantu kuntilanak merah itu meminta diantarkan. Kejadian ini membuat saya ngeri sekaligus takut, ini merupakan pengalaman yang mengerikan sekaligus menyeramkan dalam hidup saya.

Share This: