Kuntilanak Ikut Tertawa

Cerita ini aku alami saat waktu SMP tepatnya malam minggu, waktu itu ada salah satu acara komedi yang harus selalu aku lihat yaitu exstravaganza (yang angkatan aku pasti tahu acara ini). Acara yang sangat lucu dan pasti membuat ketawa setiap cerita-cerita yang mereka bawakan. Tepatnya malam itu aku menonton televisi sendiri dan letak ruangan televisi itu berada di belakang rumah sebelahan dengan kamar tidurku.

loading...

Dan kalian yang sudah baca ceritaku sebelumnya bahwa belakang rumah aku adalah kebon awi (bambu), singkat cerita malam itu aku menonton televisi seperti biasanya dan karena aku tahu malam minggu tak menyeramkan seperti malam jumat. Makanya aku berani menonton televisi sendiri dan ketika itu orang tuaku sedang berada di kamar mereka yang berada di depan.

Acara itu benar-benar membuatku tertawa karena melihat tingkah kelucuan aming dan kawan-kawannya sampai pada saat hal yang paling lucu menurutku. Aku tertawa sangat kencang dan ketika tawaku mengecil tiba-tiba di belakang rumahku ada yang ikut ketawa juga yang suaranya sangat kencang berbunyi *hihihi, seketika itu aku langsung memberhentikan tawaku dan menengok ke arah kaca yang tertutup gorden.

Karena aku menonton televisi membelakangi kaca tersebut, saat aku menengok yang aku takutkan kuntilanak itu ada berdiri di dekat kaca. (Alhamdulilah ternyata gak ada) dan aku pikir ada yang iseng kali ya tapi yang aku tahu di belakang rumah aku itu kebon awi (bambu) dan gelap. Gak mungkin ada orang apalagi cewek dan samping rumahku juga gak ada orangnya karena orangnya jarang pulang, jadi sudah ku pastikan suara ketawa itu bukan manusia.

Saat itu aku langsung merinding dan takut, lalu aku langsung lari sekencangnya ke kamar orang tuaku. Sampai menabrak pintu (pintu yang terbuat dari triplek jadi gak begitu sakit), dan orang tuaku kaget. Lalu aku bilang bahwa tadi di belakang rumah ada kuntilanak yang ikut ketawa saat aku nonton. Eh orang tuaku malah bilang makanya jangan ketawa kencang-kencang (mungkin tawaku mengganggu mereka) dan kata orang tuaku biarkan pengen ikut nonton kali dan sekalian temani aku biar gak nonton sendirian.

Saat kejadian itu, aku jadi takut dan lucu sih di pikiranku. Masa iya kuntilanak bisa ikutan nonton televisi dan keluarnya malam minggu pula, dan sampai saat ini kalau ada acara yang lucu aku mencoba tertawa tak terlalu keras karena aku takut ada yang ngikutin ketawa ku lagi, sekian.

Ya intinya mah kita harus lebih mawas diri karena dimana pun kita berada walaupun sendiri tetapi di sekitar kita ada makhluk-makhluk tak kasat mata, dan intinya jangan mengganggu kalau gak mau di ganggu pula. Sekian cerita dari saya next aku ceritakan pengalaman-pengalamanku yang lainnya. Terima kasih yang sudah membaca ceritaku.

KCH

Roseu Suciar

Sekedar kembali mengingatkan. “Jangan pernah baca ini sendirian” :)

All post by:

Roseu Suciar has write 2,704 posts

Please vote Kuntilanak Ikut Tertawa
Kuntilanak Ikut Tertawa
Rate this post