Kuntilanak Iseng

Assalamualaikum wr, wb. Hi! Baca lagi nih kisah nyataku. Kejadian waktu malam jumat. Oh iya, untuk kak Gina dan kak Yain, aku juga ngefans berat sama Mai Davika Hoorne. Soalnya Davika cantik. Baik, lets go to story. Jadi, malam hari aku lagi berdua sama mama aku. Keluargaku yang lain lagi bepergian (perginya dari jam 4 sore sampai jam 10 malam).

Jam 8 malam, aku sedang nonton TV diruang keluarga, sedangkan mamaku lagi mandi (mandinya malam-malam, biar dingin, lagi pula tadi sore mama lagi beres-beres, jadi gak keburu). Saat nonton TV, tiba-tiba ada yang ketuk-ketuk pintu rumahku (pintu depan, aku gak punya pintu belakang) aku segera bukakan pintunya, tapi tidak ada siapa-siapa, aku bingung siapa yang jahil?

loading...

Lalu aku mendengar suara kuntilanak ketawa (menurutku, suara kuntilanak ketawa tuh lucu, kayak ketawanya orang gak waras). Karena lucu suara khas ketawa kuntilanak, jadi aku juga ikut tertawa-tawa. Lalu kuntilanak itu berhenti tertawa dan berbincang denganku.

Kuntilanak: hey nak, kamu kenapa ikut ketawa denganku?
Aku: *hahaha, soalnya suara ketawa kamu lucu banget. *Hmm, kamu juga kenapa ketawa?
Kuntilanak: aku tertawa karena aku menjahilimu. *Hahaha, hihihi, huhuhu (ketawanya gitu).
Aku: oh, jadi kamu yang ketuk-ketuk pintu?

Kuntilanak: tuh kamu tahu, bukan hanya itu, lihat kebawah!
Aku: *argh, kecoa, kecoa! (Aku kaget, lagian aku takut kecoa, geli banget sih).
Kuntilanak: *hahaha, sudah ah, besok lagi.
Aku: besok aku bakal lebih berhati-hati
Kuntilanak: kalau bisa, tunggu saja sepulang sekolah.

Esoknya, sepulang sekolah. Aku melihat rumahku sepi, pintunya pun terbuka sedikit. Aku takut ada maling masuk rumahku, jadi aku buru-buru masuk rumah dan menutup pintunya. Saat aku mau membuka pintu (terbuka sedikit), tiba-tiba, *byur. Aku mandi mendadak didepan pintu rumah, setelah kebasahan, ada ember jatuh keatas kepalaku, dan terdengar lagi suara tawa kuntilanak kemarin.

Kuntilanak: *hahaha, hihihi, katanya bakal lebih hati-hati.
Aku: *argh (menggeram pelan), huh kamu iseng juga. Tapi aku bingung, *hmm, ya sudah aku ganti baju dulu.
Kuntilanak: oke, aku tunggu dikursi ya! (Kursi depan rumahku).
Aku: (mengangguk).

Aku mengganti pakaianku dan aku kembali menemui kuntilanak tadi. Aku melihat kuntilanak tadi lagi duduk menungguku didepan rumahku.

Aku: hi! (dibaca “hai!” ya).
Kuntilanak: hi juga.
Aku: kamu memang sudah mati ya?
kuntilanak: iya, aku mati karena ketabrak mobil.
Aku: ceritanya gimana sih?

Kuntilanak: saat tanggal 23 april, aku lagi duduk diatas pohon rumahmu, terus saat aku mau turun, aku gak sengaja turunnya ketengah jalan, lalu ada mobil melaju kencang, dan tabrakan sudah tidak dapat dihindari, lalu aku mati ditempat. Kalau saja kamu lihat, pasti kamu bisa tahu wajahku. Namaku Rita.
Aku: oh jadi gitu. Namaku Salma.

Kuntilanak: kamu mau gak jadi temanku? Orang-orang gak ada yang mau berteman denganku, katanya seram.
Aku: *hmm, gimana ya? *emh, iya deh, aku mau jadi teman kamu.
Kuntilanak Rita: makasih ya! Oh iya, maafin kalau aku iseng ya!
Aku: gak apa-apa kok.

Seterusnya, aku sering bermain dengan hantu Rita. Selesai. Oh iya, aku lupa, aku akan kirim 4 cerita lagi. Lalu setelah 4 ceritaku terkirim, aku gak akan posting cerita lagi, tapi aku tetap baca cerita KCH. Wassalamualaikum wr, wb.

loading...