Kuntilanak di Lantai 2

Hai ketemu lagi nih sama saya, gandil. Saya mau lanjutin cerita yang “sms dan telepon misteri”. Sejak kejadian sms dan telepon misteri itu saya jadi banyak tanya soal lokasi proyek itu kepada warga sekitar. Saya dapat info kalau kebun pisang dibelakang bangunan utama proyek rumah susun memang angker, bahkan segerombolan orang dari salah satu organisasi masyarakat yang pernah jaga di lahan kebon pisang lari terbirit birit karena di ganggu kuntilanak penunggu kebon pisang tersebut.

Sekedar info, saat itu lahan kebon pisang itu memang masih sengketa dengan pihak pengembang, makanya dijaga oleh beberapa orang dari salah satu organisasi masyarakat kepemudaan di jakarta. Nah berselang beberapa hari dari kejadian sms dan telepon misteri itu pada malam hari jam 1 lewat saya dapat tugas dari danru saya untuk patroli atau cek area.

Sumpah saya masih sedikit takut dengan kejadian kemaren, belum lagi lagi ditambah cerita dari warga sekitar soal kunti penunggu kebon pisang. Karena tugas dan tanggung jawab akhirnya saya laksanakan tugas dari danru saya, semua area saya jelajahi dengan perasaan penuh waspada dan rasa takut hehehe. Tibalah saya patroli ke bangunan utama, yaitu rumah susun yang baru berdiri 2 lantai dan belum ada dindingnya, baru sekat sekat ruangan saja.

Di lantai 1 saya belom menemukan apa apa, saya lanjut naik ke lantai 2, dengan modal lampu senter dan saya menyusuri tiap ruang di lantai 2. Tiba tiba saya mendengar seperti suara lampu neon jatuh di salah satu ruangan, saya pun bergegas menuju sumber suara tersebut. Alangkah kacaunya saya pas melihat disudut ruangan yang saya tuju tadi, sesosok kuntilanak membelakangi saya sambil memainkan rambutnya, saya pun lari sejadi jadinya menuju pos depan.

loading...

Danru dan teman saya yang standby di pos depan pun kaget dan heran lihat saya lari ngos-ngosan. Saya ceritakan apa yang barusan saya alami ke mereka, dan mereka juga sepertinya ketakutan. Saya jadi berpikir, mungkin ini dia nih kuntilanak yang nerima telepon dan kirim sms ke hp temen saya waktu malam jumat kemarin.