Lapangan Berhantu

Aku mau berbagi kisah tentang tempat lapangan berhantu di daerahku. Cerita ini terjadi 10 tahun yang lalu, ketika aku menjadi sebuah anggota Ikatan Remaja Masjid bukan aku yang mengalami tapi kakak senior, ketika itu tepat malam jumat. Selesai pengajian seperti biasa kami berkumpul di sekertariat untuk beres-beres dan berbincang, tiba-tiba kakak seniorku yang bernama Adun datang dan berkata “hey sudah malam kalian gak pulang? ini malam jumat lho, ih serem”.

Sontak kami semua menatap wajahnya sambil mengerutkan dahi, saat aku lihat jam dinding, benar saja waktu sudah menunjukan pukul 9 malam. Aku pun mengajak teman-teman wanita pulang dan meminta salah seorang teman lelaki untuk mengantarkan kami pulang dan ternyata merekapun sama-sama ingin pulang. Hanya kang Adun yang masih ada di sana, katanya dia ingin shalat tahajud di masjid saja. Kami pun sedikit menakuti dia, tapi dia hanya ketawa saja menanggapinya.

Waktu pun berlalu 3 malam kang Adun tidak datang ke masjid terdengar kabar kalau dia sakit, kami pun menjenguk tapi dia bilangnya hanya sakit demam saja. Dua hari berikutnya dia kembali menghadiri pengajian, setelah selesai seperti biasa kami berkumpul di kantor sekertariat, lalu dia bercerita penyebab sakit kemarin. Katanya malam itu entah kenapa dia mengantuk sekali tapi merasa gak nyaman tidur di kantor sekertariat gak seperti biasanya.

Akhirnya dia memutuskan untuk pulang dan shalat tahajud di rumah, waktu menunjukan pukul 12 malam ketika berjalan ada sesuatu yang di rasakan seperti ada yang mengikuti langkahnya, tapi setiap kali menengok ke belakang tidak ada siapa-siapa, ketika itu entah kenapa tiba-tiba saja dia berhenti di dekat sebuah lapang kecil dekat rumahnya. Kemudian dia menengok ke sebelah kiri, astaghfirullah.

loading...

Dia melihat ada sesosok wanita berpakaian putih lusuh dan berambut panjang, wanita itu menatap dan tersenyum seram, berat sekali mengangkat kaki untuk berlari. Lalu dia menutup mata sambil berdoa segala macam, badan nya mulai bisa di gerakan tapi bau busuk itu semakin menyengat. Dia pun mencoba berlari sekencang mungkin saat membuka mata dan menoleh ke belakang wanita itu masih saja menatapnya sambil tertawa terkekeh, keringat mulai bercucuran, karena terus menatap wanita di belakang itu tanpa dia sadari.

*Braakk..

Dia menghantam benda berat sampai-sampai terjatuh saat melihat benda apa yang dia tabrak. Astaga ternyata ada sosok orang yang di balut kain putih kusam berdiri di depannya, sontak dia menggigil ketakutan, lalu dia berdoa sekeras mungkin dan berlari sekencangnya. Tidak lama kemudian sampailah di rumahnya. Konon lapangan itu dulunya sebuah rumah tapi banyak sekali penghuninya sampai-sampai orang yang tinggal di situ tidak pernah lama karena tidak betah sering diganggu kemudian rumah itu dihancurkan, tetapi penghuninya masih saja mengganggu kepada orang yang ketika malam hari melewati tempat itu.

Share This: