Legenda Kebun Raya Bogor

Mitos dan legenda yang ada di Kebun Raya Bogor ini tidak terlepas dari sebuah jembatan yang biasa disebut dengan jembatan cinta dan juga sepasang pohon di kebun raya bogor yang disebut sebagai pohon jodoh. Pohon yang terletak tidak jauh dengan jembatan gantung berwarna merah itu sebenarnya hanya ada dua pohon besar berdampingan dan di bawah kedua pohon tersebut terdapat sebuah bangku taman.

Unik nya, dua pohon ini merupakan pohon dengan jenis yang berbeda, pohon yang berada di sebelah kiri meranti yang mempunyai kulit kasar dan berwarna gelap, sedangkan pohon yang satu nya lagi beringin dengan kulit licin yang berwarna coklat. Melihat dari perbedaan warna kulit tersebut, orang-orang menggambarkan seperti sepasang pengantin sehingga banyak orang menyebut nya dengan Pohon Jodoh.

Di antara kedua pohon yang sudah berusia sekitar 149 tahun tersebut, terdapat sebuah bangku panjang. Yang konon kata orang-orang yang pernah duduk di bangku panjang tersebut mengatakan mitos yang beredar, yakni bila ada pria dan wanita yang duduk di bangku panjang tersebut, maka keduanya akan menjadi sepasang kekasih.

loading...

Dan sebuah jembatan berwarna merah, mitosnya pada zaman dahulu kala ada seorang Noni Belanda yang memadu kasih dengan seorang pribumi. Karena cinta keduanya tidak direstui, akhirnya Sang Noni meloncat ke Sungai Ciliwung dari Jembatan Cinta. Begitu juga dengan pria pribumi sang kekasih, yang ikut bunuh diri terjun ke sungai. Dari legenda tersebut, muncul mitos Jembatan Cinta tersebut. Jembatan Cinta yang terbuat dari baja berwarna merah tersebut berada di atas Sungai Ciliwung, Kota Bogor, Jawa Barat.

Orang-orang yang pernah datang ke kebun raya bogor dan melewati jembatan cinta ini juga percaya dengan mitos yang konon jika ada sepasang kekasih melewati jembatan ini, maka tidak lama kemudian cinta keduanya akan kandas di tengah jalan. Percaya dan tidak, ini hanyalah sebuah mitos yang bisa jadi kebenaran nya masih dipertanyakan. Jika tertarik, silahkan mengunjungi kebun raya bogor ini dan buktikan sendiri mengenai mitos yang beredar di tempat ini.

Share This: