Legenda Patung Malaikat Berduka (Black Aggie)

Legenda ini menceritakan tentang sebuah patung perunggu yang bernama Black aggie, berasal dari daerah Pikesville di Maryland. Ketika seorang yang bernama Felix Agnus memasang patung perunggu seukuran manusia sebagai bentuk malaikat yang berduka, dalam komplek makam keluarga Agnus disebuah pemakaman yang bernama Druid Ridge, dia tidak tahu apa yang telah dia mulai.

Patung black aggie itu mungkin hanya terlihat seperti sosok patung malaikat lain pada siang hari, terlihat beku didalam kesedihan dan luka sebagai perwujudan belasungkawa atas keluarga yang meninggal. Tetapi pada malam hari, patung itu terlihat sangat menyeramkan. Kepalanya yang ditutup oleh sebuah kain kafan yang hampir menutupi seluruh wajahnya itu akan membuat orang yang melihatnya tidak berani mendekatkan wajah untuk melihatnya lebih dekat.

Dan seperti ada udara berhembus yang tampak seperti nafas dari malaikat berduka ini. Dan tangannya yang seolah-olah bisa menangkap kalau orang tersebut tidak berhati-hati. Tidak butuh waktu yang lama, akhirnya rumor mengenai patung tersebut menyebar diseluruh desa. Mereka mengatakan bahwa patung yang dijuluki Black Aggie ini telah dihantui oleh arwah seorang istri yang telah dianiaya yang telah dikuburkan tepat dibawah kakinya “dibawah patung malaikat”.

Mata patung ini juga akan bercahaya di malam hari, dan setiap orang yang pada saat malam hari menatap matanya secara langsung, akan mengalami kebutaan. Setiap wanita hamil yang melewati bayangannya akan keguguran. Dan bukan hanya itu jika kamu duduk di pangkuannya di malam hari, patung itu akan hidup dan akan menghancurkanmu sampai mati dalam pelukannya yang gelap.

Dan jika kamu mengatakan nama Black Aggie “tiga kali” pada tengah malam didepan cermin gelap, malaikat itu akan muncul dan menarikmu kedalam cermin dan langsung mengirimnya kedalam neraka yang paling dalam. Para penduduk disana juga mengatakan bahwa roh-roh orang mati akan bangkit dari kuburan mereka di malam gelap untuk berkumpul disekitar patung tersebut di malam hari.

Orang-orang mulai berdatangan mengunjungi pemakaman hanya untuk melihat patung itu, dan pada saat itulah persaudaraan setempat memutuskan untuk membuat patung tersebut sebagai bagian dari ritual inisiasi mereka. Persaudaraan Black Aggie, dimana para calon anggota dari persaudaraan ini harus menghabiskan malam meringkuk dibawah patung dengan punggung mereka menghadap ke makam Jenderal Agnus, lama kelamaan persaudaraan ini menjadi populer.

Suatu malam yang gelap, dua anggota persaudaraan pergi menuju ke pemakaman itu untuk melihat seorang calon anggota yang telah mengambil tempatnya di bawah patung menyeramkan tersebut. Awan telah menutupi cahaya bulan di malam itu, dan disekitar patung gelap itu tiba-tiba dipenuhi rasa amarah dan kedengkian. Rasanya seolah-olah akan ada badai yang menerjang pemakaman tersebut, dan dua anggota persaudaraan itu menyadari bahwa ada bayangan abu-abu yang tampak bergerombol sekitar tubuh calon persaudaraan yang tengah ketakutan sambil berjongkok didepan patung.

Melihat hal tersebut, salah seorang dari anggota persaudaraan tadi berteriak meminta bantuan. Saat itu terlihat patung tersebut terlihat bergerak mendekati calon persaudaraan yang ada dibawahnya. Kedua angota persaudaraan itu sangat terkejut melihat apa yang terjadi sehingga mereka terdiam tidak bergerak saat kepala dari patung itu menoleh kepada mereka. Saat itu mereka dapat melihat mata dari patung itu menyala merah didalam wajahnya yang tertutup kain kafan. Dan lenganya meraih calon persaudaraan yang ada didepannya.

loading...

Kedua anggota persaudaraan itu mencoba untuk menyelamatkan calon anggota tadi. Tapi itu sudah terlambat. Tubuhnya telah menghilang kedalam pelukan malaikat gelap. Mata sang patung itu terus menyala merah dan menengok kearah dua anggota persaudaraan tadi, salah seorang dari mereka kemudian berteriak dan akhirnya memecah ketakutan yang selama ini membuat mereka mematung tidak bergerak, dan mereka langsung berlari menyelamatkan diri.

Mendengar jeritan itu, penjaga malam segera bergegas ke makam keluarga Agnus. Dan dia sangat terkejut, dia menemukan tubuh seorang pemuda tergeletak dikaki patung. Tidak bernyawa dengan raut muka yang terlihat sangat mengerikan! Teror yang disebabkan oleh patung tersebut semakin menjadi-jadi, banyak anak remaja yang ditemukan tewas tak bernyawa didepan cermin kamar mereka oleh sebab yang tidak diketahui secara pasti, dan para warga mengatakan itu juga adalah bentuk terror dari patung Black Aggie.

Keluarga Agnus akhirnya memutuskan untuk menyumbangkan patung Black Aggie itu ke museum Smithsonian di Washington D.C. Malaikat berduka itu telah duduk selama bertahun-tahun dalam penyimpanan disana, tidak pernah lagi mengganggu warga atau mengunjungi Druid Hill Park Cemetery.

Arie R

Arie R

Suka berbagi cerita dan senang membaca website seperti KCH!

All post by:

Arie R has write 73 posts

loading...