Legenda Tua Lumili

Tua lumili atau istilahnya adalah sebuah kayu besar yang umurnya sudah lama adalah kisah tentang sebuah sebatang kayu tua yang mengapung dalam posisi miring. Kayu ini akan selalu miring meskipun diterjang oleh ombak danau yang keras akibat tiupan angin Dongi. Angin dongi adalah angin keras yang bertiup dari arah Dongi sebuah wilayah di Tentena dengan kecepatan tertentu.

Bila angin ini bertiup para nelayan lokal biasanya enggan untuk mencari ikan sebab angin ini dapat menimbulkan gelombang ombak yang sangat besar. Konon Tua lumili merupakan hasil kutukan dari cinta terlarang yang tidak dikehendaki oleh adat Pamona pada masa lalu. Seperti berselingkuh, hubungan sedarah, dan lain sebagainya. Mereka yang ketahuan melakukan hal tercela tersebut kemudian diseret oleh warga ke tetua adat.

Dan oleh para tetua, Mereka dijatuhi hukuman mati dengan cara mengikat kedua insan tersebut bersama-sama dan lalu menghanyutkannya disungai serta membiarkan mereka berdua mati tengelam. Barang siapa yang menolong orang yang telah di jatuhi hukuman tersebut maka ia akan bernasib sama dengannya.

loading...

Menurut kesaksian beberapa orang yang pernah mengalaminya, dia pernah melukai tua lumili dengan parangnya dan ketika kayu tersebut itu tertebas. Dari kayu itu mengalirkan sebuah cairan yang hampir menyerupai darah. Percaya atau tidak dengan legenda kayu tersebut, kisah itu memang ada sampai sekarang.

Share This: