Liburan di Bukittinggi

Hai sob, perkenalkan nama saya lingga saya akan ceritakan pengalaman saya yang tidak akan pernah saya lupakan. Hari itu, hari libur saya dan kedua teman saya pergi liburan ke kota Bukittinggi, kami pergi menggunakan mobil bus yang setiap pagi melintas di kampung kami singkat cerita kami sudah sampai di bukit tinggi kira-kira jam 11:39 kami pun memutuskan untuk langsung ke rumah saudara kami di Bukittinggi.

Setibanya di rumah saya dan teman-teman saya langsung berkenalan dengan kasur *hehe, maklum sudah capek banget  kami tertidur hingga maghrib. Kami di bangunkan katanya titip rumah ya soalnya bundoku ini mau pergi ke acara perkawinan teman anaknya saya pun mengiyakan kata bundo. Kami pun bergegas shalat magrib setelah shalat kami menyetel televisi karena acara televisi tidak ada yang bagus kami memutuskan untuk membeli DVD di tepi jalan kota.

Karena sudah di beri amanat untuk menjaga rumah kami pun hanya pergi berdua dan satu lagi teman saya/abang saya tinggal di rumah. Di sepanjang jalan, kami ngobrol tentang udara kota ini yang sejuk kayak di pegunungan. Setelah tiba di tempat penjualan DVD dan mencoba berapa kaset yang kami pilih, tiba-tiba saya merasakan bahwa perut saya tidak bisa di ajak kompromi. Saya merasakan mau BAB, saya pun meminta teman saya untuk pergi menemaniku mencari toilet umum.

Namun karena teman lama karena membayar kaset itu, saya pun pergi berlari tanpa arah karena sudah tak tahan lagi. Saya memasuki sebuah lorong-lorong pasar pagi yang sudah tutup. Keadaan disana sangat gelap, saya berlari dan lari saya terhenti ketika melihat teman saya yang ku tinggalkan tadi sudah berada di hadapanku. Lalu dia menunjukan bahwa ada toilet umum yang ia jumpai.

Saya pun mengikutinya dan memasuki toilet tersebut, alangkah bahagianya saya bertemu toilet, saat itu *burkh bunyi makan yang ku makan keluar dari perutku, saat itu aku lega sekali. Suasana yang tadi toiletnya bagus berubah menjadi toilet yang ada di sebuah kebun atau apa saya gak tahu, yang jelas disitu perasaan saya yang lega berubah menjadi panik. Suara-suara monyet liar mulai terdengar jelas di telinga saya.

Saya mencoba melihat ke sekeliling saya dan saya melihat cahaya-cahaya kecil yang terlihat seperti kota. Saya bergegas meninggalkan tempat itu lalu menuju lampu-lampu itu. Sudah 1 jam kira-kira saya berjalan barulah saya sampai di sebuah kota yang aku kenal yaitu Bukittinggi. Saya segera pergi ke tempat DVD tadi, teman saya ternyata menunggu disana dan waktu itu saya bertanya ke dia apakah kamu mengikutiku tadi?

loading...

Dia bilang tidak, saya hanya menunggu disini dari tadi karena kamu pergi begitu saja. Saya langsung lemas mendengarkan ucapan teman saya tadi dan kami pun segera pulang. Sampai sekarang saya tidak menceritakannya kepada mereka. Maaf ya kalau ceritanya jelek, ini baru kali pertama saya mengirim cerita mistis.

KCH

lingga

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

lingga has write 2,674 posts