Liburan di Villa Puncak

Ini adalah kisah saat aku liburan di puncak. Perkenalkan nama aku Rian Permana, biasa di panggil rian. Waktu itu tanggal 23 Oktober 2015, Aku dan keluargaku pergi ke puncak untuk liburan mengisi waktu luangku. Keesokan harinya kami pun bersiap untuk pergi ke puncak. Aku sangat senang sekali 1 setengah jam kami menempuh perjalanan, karena perut yang kosong belum makan kami pun mencari mini market untuk membeli makanan dan minuman.

Setelah menemukan mini market, kami pun langsung membelokan laju mobil ke arah mini market itu. Setelah parkir di tempat mini market. Aku pun turun untuk buang air kecil. Aku mencari toilet, dan melihat ada toilet di pojok mini market, aku pun langsung pergi ke toilet itu dan setelah buang air. Aku melihat sesosok pria, mukanya sangat pucat dengan bajunya robek-robek seperti baru di keroyok. Aku langsung bergegas pergi dari toilet itu.

Setelah masuk mobil, aku langsung ingat hal yang barusan aku lihat. Aku coba menghapus ingatan tersebut. Setelah sampai di puncak, ayah ku pun mencari villa. Akhirnya ayahku menemukan villa yang lumayan besar disertai dengan kolam renang. Aku langsung pergi ke kamar untuk istirahat, saat istirahat aku mendengar suara orang seperti sedang marah-marah.

Aku membuka pintu, tetapi tidak ada seorang pun yang marah-marah, aku langsung pergi ke dalam dan langsung menguci pintu dan segera tidur. Tak terasa aku tertidur sampai pukul 11 malam, karena perut lapar. Aku melangkah ke dapur yang dekat dengan gudang. Di dapur aku mendengar suara wanita yang sedang menangis, aku langsung gemetar takut.

Aku mengecek ke arah pintu gudang, ternyata suara itu ada di dalam gudang. Tanpa pikir apa-apa aku langsung lari ke kamar. Keesokan harinya aku pergi bersama kakakku untuk jogging di sekitar villa. Waktu itu pukul 5 pagi, aku melihat ke arah kolam yang ada di samping villa dan aku melihat seorang laki-laki yang aku lihat di mini market.

Aku langsung lari bersama kakakku. Di tengah perjalanan aku melihat banyak orang yang sangat aneh. Mereka memperhatikan kami, karena takut kami pun langsung pergi. Setelah sampai di villa lagi, aku langsung makan tetapi aku merasa ada sesuatu yang memperhatikanku. Ternyata itu adalah laki-laki yang aku lihat tadi, aku pun langsung pingsan.

Saat pingsan aku mengingat beberapa hal, yang pertama aku ingat saat aku pingsan di situ banyak sekali makhluk astral yang sangat menyeramkan, seperti wanita berbaju putih, singa berbadan manusia, dan banyak lagi. Aku mendengar seperti ada yang memanggilku “rian, bangun rian” ternyata itu adalah suara ibuku.

Aku terbangun dan langsung memeluk ibuku. Aku bercerita tentang apa yang terjadi tadi. Tapi sosok laki-laki itu juga masih memperhatikanku, yang tadinya wajahnya pucat kini berubah menjadi menyeramkan dengan matanya yang merah. Dia pun langsung menghilang, lalu ibuku bilang kepada orang yang menyewakan villa itu tentang kejadian tadi.

loading...

Dan orang yang menyewakan villa itu membenarkan cerita itu bahwa di sini memang banyak makhluk astralnya, yang sering terlihat adalah sesosok pria yang bermuka pucat, bajunya robek compang camping dan juga banyak wanita berpakaian putih. Aku sangat takut mendengar hal itu dan meminta keluargaku untuk segera pulang. Sejam kemudian kami pun langsung pulang ke rumah kami di bogor. Sungguh pengalaman yang sangat menyeramkan dan aku tidak berani lagi pergi liburan di villa puncak.

loading...
KCH

Rian Permana

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

Rian Permana has write 2.749 posts