Liburan ke Rumah Tante Dian

Gita berhenti sejenak saat mendengar suara aneh dikamar tante Dian. “Suara apa itu?” Gita mengintip disela pintu kamar tante Dian, tapi dia tidak melihat apa-apa. “Aneh” gumamnya dalam hati. Hari liburan sekolah datang, Gita berlibur ke desa tepatnya kerumah tante Dian. Tante Dian adalah janda, dia meminta Gita berkunjung kerumahnya dan menemaninya, hari pertama tidak ada yang aneh.

Gita menikmati berjalan berkeliling desa menikmati hembusan angin segar ditambah gemercik air disawah saking menambah keasrian desa ini. Sangat berbeda dengan tempat tinggalnya dikota yang penuh polusi dan kemacetan dimana-mana. “Tempat ini indah bukan?” seorang berkata dari belakang ternyata dia adalah laki-laki yang seumuran dengan gita.

“Siapa namamu kau terlihat baru di desa ini?”.
“Aku gita, dan namamu?”.
“Aku Rehan”.

Mereka berjabat tangan sambil melempar senyuman, menjelang beberapa saat suasana menjadi hening lalu rehan bertanya.

“Kau tinggal dimana?”.
“Aku tinggal dirumah tante Dian, rumahnya diujung desa ini”.
“Kau tinggal disana?” dengan nada penasaran Rehan bertanya.

loading...

Dia merasa cemas karena banyak rumor dirumah itu.

“Memangnya kenapa? Ada yang aneh?”.
“Tidak, cuma bukan aku mau menakutimu tapi banyak yang bilang rumah itu angker, katanya penghuni rumah itu pemuja ilmu hitam, dia jarang menampakan diri dan bergaul dengan orang lain, suatu hari ada yang melihatnya sedang ditengah hutan dan melakukan pemanggilan setan, ya aku pun tidak begitu mengerti dengan cerita itu, kurasa itu hanya rumor belaka”.
“Hari gini masih percaya dengan yang begituan?”.

Gita hanya terdiam hanya memberikan ekpresi yang bertanya-tanya.

“Gak mungkin, tante Dian baik kok orangnya, dia yang mengundangku untuk menginap dirumahnya”.
“Ya kuharap begitu, sebaiknya kau pulang karena hari sudah mulai gelap dan aku minta maaf karena perkataanku tadi, aku pergi dulu”.

Rehan pergi berjalan meninggalkan Gita, dan Gita terus memikirkan perkataan Rehan tadi sore “ah gak mungkin” gumamnya dalam hati. “Aku gak bisa tidur” Gita bergumam, dia berjalan beranjak dari tempat tidur dan menuju dapur untuk mencari minum. Dia berhenti saat didepan kamar tante Dian, “suara apa itu?” Gita mendekati suara itu ternyata itu dari kamarnya tante Dian.

Dia mengintip dari sela pintu tapi tidak melihat apa-apa, dia pergi menuju dapur, tiba-tiba suara itu datang lagi. Suara tangisan anak-anak, “aneh” Gita memberanikan diri masuk kedalam kamar tante Dian. Dia terkejut melihat kamar itu tepatnya dipojok kamar ada banyak sesajen dan banyak keris, tiba-tiba suasana menjadi mencekam, sesosok anak kecil muncul dikegelapan malam sambil menangis dan berjalan kearah Gita.

“Mau apa kamu?” Gita terlihat ketakutan.
“Tolong!”.

Suara pintu kamar terbuka secara keras tapi anak itu sudah tidak ada lagi. “Apa yang kau lakukan disini Gita?” tante Dian membentak, sorot matanya merah dia membawa sebilah pisau dapur, dia terlihat menyeramkan seperti bukan manusia. “Aku cuma, tadi aku mendengar suara disini lalu ada anak kecil disini” dengan nada pelan Gita berusaha menerangkan dia benar-benar ketakutan.

“Terlambat menjelaskan, kau tahu kenapa aku mengundangmu kesini? Kau tamu spesialku dan kau akan menjadi tumbal ketujuhku *hahaha” suara keras tante Dian memecah keheningan malam. Gita hanya terpaku terdiam badannya gemetar kakinya kaku tidak bisa bergerak. “Tenang saja ini tak akan sakit” tante Dian tersenyum sinis, dia menjilat pisau putih tanjam itu seperti kerasukan setan, sorot matanya yang merah semakin membuat Gita ketakutan.

“Tolong jangan tante, ini Gita” sambil menangis seakan tidak percaya tapi tante Dian semakin mendekat dan menusukan pisau itu keperut Gita, lalu Gita kejang-kejang, rasa perih dan nyeri kini dirasakannya, kini dia hanya menunggu maut menjemput. “Kau sudah membunuhnya?”. Gita melihat asal suara itu ternyata itu Rehan.

Adymas Art

Adymas Art

Seorang yg suka ngedit foto ,tapi sering diganggu setan ,,....... suka nonton anime (Naruto,Boruto,Boboiboy Galaxy),suka baca/tulis cerita jangan lupa di add Fb: Adymas Art Instagram:@adymas_art

All post by:

Adymas Art has write 95 posts