Liburan Tania Part 4

Sebelumnya liburan tania part 3. Perempuan itu kemudian kembali bertanya apa yang terjadi pada orang yang diseret oleh si penjahat dan temannya tersebut yang dijawab oleh penjahat yang berbadan besar itu dengan lemparan pisau yang meleset mengenai perempuan itu dan disertai oleh teriakan keras sambil berlari kearah perempuan itu yang mencoba dia sergap.

Perempuan itu sempat terkejut dengan aksi penjahat itu tetapi dengan tenangnya dia mengeluarkan tangan dari balik jaketnya dan tepat sebelum penjahat itu berhasil menyergapnya, terdengar suara “*dor” dan seketikan penjahat bertubuh besar itu roboh. Perempuan itu kemudian segera melakukan panggilan radio meminta bantuan, dan teman penjahat itu melihat rekannya roboh kemudian berlari masuk kedalam hutan meninggalkan tania masih tergeletak dipinggir jalan.

loading...

Ternyata perempuan itu adalah seorang polisi yang baru saja mau berangkat kerja. Polisi wanita itu kemudian mendekati penjahat itu masih sambil menodongkan pistolnya. Dia kemudian berjongkok memegang nadi pada leher penjahat itu untuk mengecek apakah penjahat itu masih hidup atau sudah mati. Dan disaat itu polisi wanita tersebut dikejutkan oleh reaksi si penjahat yang ternyata masih hidup dan tiba-tiba dengan tangannya sudah memegang pistol si polisi wanita yang kemudian merebutnya dan melemparnya ke pinggir jalan diiringi oleh sebuah pukulan keras kearah si polisi wanita.

Beruntung polisi itu berhasil mengelak dari pukulan penjahat itu walaupun dia akhirnya terjatuh kebelakang saat menghindarinya. Belum sempat si polisi wanita berdiri penjahat itu tiba-tiba sudah berdiri dan menendang perutnya. Si polisi wanita itu meringis kesakitan memegangi perutnya, dia tidak bisa menghindari tendangan yang terjadi secara mendadak tersebut. Kembali si penjahat melayangkan tendangannya yang membuat si polisi wanita menjerit tertahan sampai terbatuk-batuk karena kerasnya tendangan tersebut.

Melihat si polisi wanita sudah tidak berdaya si penjahat yang kelihatan sangat marah kemudian berjalan ke pinggir jalan dan mematahkan sebuah ranting pohon. Di sisi lain tania yang sudah mulai tersadar dan menyaksikan si polisi wanita tergeletak mengerang kesakitan kemudian merangkak mengambil pistol yang tergeletak tidak jauh darinya. Sambil berteriak dia kemudian melemparkan pistol tersebut kearah si polisi wanita yang kemudian diraihnya.

Penjahat berbadan besar yang baru saja mematahkan ranting pohon itu terkejut, tetapi tanpa rasa takut dia kemudian berlari ke arah polisi wanita yang masih terbaring di tanah sambil bersiap menancapkan ranting pohon yang dia bawa. Si polisi wanita yang sudah kembali memegang senjatanya kemudian mengarahkan membidikan pistolnya kearah si penjahat dan “*dor” terdengar suara pistol itu kembali menyalak. Penjahat tersebut jatuh terkulai lemas dengan sebuah lubang tertembus peluru di dahinya yang membuat dia tidak akan bisa bangkit lagi.

Si polisi wanita itu segera mengecek tubuh si penjahat dan bernafas lega kemudian menyarungkan kembali pistolnya. Setelah itu dia mendekati tania yang sudah sadar dan berdiri dipinggir jalan. Tania menangis lega saat polisi tersebut berhasil mengalahkan penjahat tersebut. Beberapa saat kemudian tempat itu sudah ramai dengan mobil polisi dan ambulans.

Tania juga tidak lupa meminta tolong agar para polisi itu mengecek keberadaan kakek penjaga villa dan kedua cucu perempuannya. Tania kemudian dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa kondisi kesehatannya bersama si polisi wanita yang masih mengeluh karena merasa sakit diperutnya. Bersambung ke liburan tania part 5.

Yandi Lalu

Yandi Lalu

You Shouldn't Read Alone (english) » Ndak Bae Mece Mesak-Mesak (sasak) »Suka Segala Sesuatu Tentang Pesawat Khususnya Pesawat Tempur.» Menulis itu tidak mudah, jadi bagi yang ingin membagikan ceritaku sertakan nama penulisnya, karena menulis tidak semudah copy paste.» Ceritaku Orisinil kecuali yang bersumber dari link yang ditautkan diakhir cerita.»Facebook - Yandi Lalu »Instagram - @yandilalu

All post by:

Yandi Lalu has write 87 posts