Lisanmu Doamu

Malam sahabat KCH. Jumpa lagi dengan saya, winda. Lisan, lisan hal yang biasa kalau kita melihat dari sudut pandang yang biasa. Tapi sebenarnya lisan/ucapan kita bisa menggambarkan apa yang akan terjadi di massa mendatang. Awal dari tulisan ini adalah kecelakaan yang menewaskan sepasang kekasih.

loading...

Beberapa hari sebelum kejadian, saya sempat melihat dia (salah satu korban). Dan hari saat kecelakaan terjadi ia juga masih terlihat. Tapi, kabar duka datang dengan tiba-tiba. Dia dan kekasihnya di kabarkan meninggal dunia saat akan berwisata. Satu desa gempar pada saat itu, karena mereka juga baru melihatnya, sama sepertiku. Karena penasaran aku coba mengecek sosial media salah satu korban.

Dan hal yang paling membuatku shock adalah saat aku membaca salah satu ucapan belasungkawa dari teman mereka (korban tewas). Kira-kira penggalan katanya ada yang seperti ini “itulah kalian, kenapa kalian terus-terusan bilang kalau hubungan kalian sampai mati? Aku berdoa agar kalian berdua di terima disisi-NYA, amin”. Tanpa banyak bicara, aku yang selalu mengabaikan kata-kata tentang “ucapan adalah doa” mulai mengerti.

Walau terkadang kita tidak sungguh-sungguh mengucapkan tentang suatu hal, Tuhan selalu mendengar apa yang kita ucapkan, baik secara sadar maupun tidak, baik siang atau malam bahkan kalau kita hanya iseng atau apapun. Jadi, selalu ingat kita hanya boleh mengucapkan kata-kata yang mengandung makna yang baik, kita harus berbicara dengan sopan dan santun karena “mulutmu harimaumu”. Sekian dari saya, bisa join facebook dan instagram saya, see you all.

Fb: winda pratiwi
Ig: @dianwinda14

KCH

Winda

Sekedar kembali mengingatkan. “Jangan pernah baca ini sendirian” :)

All post by:

Winda has write 2,704 posts

Please vote Lisanmu Doamu
Lisanmu Doamu
2 (40%) 2 votes