Little Ballerina

Iringan musik lembut menemaniku menari. Menari sambil berputar-putar. Sepatu khusus yang kupakai terlekuk-lekuk oleh gerakan tarian. Baju yang dikenakan bergerak kesana-kemari. Karpet yang halus menjadi berantakan teksturnya. Radio kini kurang berenergi karena baterai. “Ailin!” panggil mama. Aku segera mematikan radio, lalu melihat keadaan luar kamar.

“Ada apa?” tanyaku. “Ada majalah yang baru diterbitkan dari sekolah tidak?” kata mama. “Majalah apa?” tanyaku kembali. “Majalah balet, Ailin” jawab mama menggeleng-gelengkan kepalanya. “Ada. Kenapa?” kataku aneh. “Bawa kemari, mama mau lihat. Semoga ada berita yang indah dan baru, Lin” perintah mama. “Baiklah” jawabku.

Aku segera mengambil tasku dan membukanya. Lalu aku keluarkan sebuah majalah balet dan kuletakkan di meja belajar. Aku menuju lemari pakaian. Dengan segera kulepas toe shoes sepatu khusus balet dan kuganti bajuku yang berkeringat karena menari. Setelah selesai aku menuju lantai bawah. Aku menyodorkan buku itu kepada mama.

loading...

Mama melihat sesuatu yang menarik. “Uwaww, ada fashion model baju balet halaman 23 dan, sangat menyenangkan. Ada perlombaan balet dengan lagu The Swan dan I See The Light!” seru mama. “Jadi aku ikut?” tanyaku. Mama hanya mengangguk kepalanya. “Kebetulan saja ada fashion balet. Perlengkapannya akan mama beli disitu. Satu paket” jelas mama. Aku hanya terdiam mendengar hal itu. Bersambung ke Little Ballerina Part 2

KCH

Ailin

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

Ailin has write 2,660 posts