Lolongan Anjing di Kuburan Pak Haji

Hai sahabat KCH aku Rere, ini cerita mamaku waktu masih SD. Dulu dikampung halaman mamaku yang sekarang jadi lautan lumpur (Lapindo) ada pak haji yang sangat jahat dan pelit (maaf ya pak haji). Nah waktu itu pulang sekolah mamaku beserta teman-temannya kebetulan lewat didepan rumah pak haji, karena pingin jenguk temannya yang gak masuk sekolah karena halangan sakit.

Tepat didepan rumah pak haji (seberang jalan) ada mangga yang sudah jatuh, mangga itu mungkin sudah terlalu lama jatuh jadi sudah nampak gak segar lagi. Lalu temannya mamaku ambil mangga itu, lumayan menemukan mangga kita bisa makan sama-sama dirumah Nita (teman mama yang sakit), gak lama kemudian pak haji datang menghampiri dan berkata “nyolong manggaku ya? Ayo kembalikan manggaku, itu punyaku”.

loading...

Teman mamaku bilang “saya gak nyolong, maaf pak haji tadi saya menemukan mangga ini yang sudah jatuh” (ketakutan). Bohong kecil-kecil sudah pintar bohong dan mencuri, ayo kembalikan? Ini termasuk manggaku karena didepan rumahku meskipun seberang jalan (kata pak haji dengan suara kerasnya). Lalu temannya mama kasihkan mangga itu ke pak haji sambil terisak menangis.

2 minggu kemudian pukul 2 siang pak haji meninggal dunia karena sakit yang dideritanya, sebelum meninggal pak haji sempat bertengkar hebat dengan ibunya, tak peduli kondisi ibunya yang sudah tua dan sakit-sakitan diseretlah ibunya dan diikat dipohon mangga yang penuh banyak semut merah didepan rumahnya itu.

Semua tetangga pada melihat dan merasa iba, kok bisa melakukan hal yang tidak pantas seperti itu apalagi dengan ibunya sendiri (kata tetangga). Ayahnya mama (kakekku) mau menolong dan menghentikan niat pak haji itu, tapi pak haji semakin marah dan nekat membakar ibunya hidup-hidup jika ada yang ikut campur.

Lanjut jenazah saat dimandikan tidak ada air setetespun, entah kenapa semua sumur juga pada mengering dan para tetangga juga tidak ada yang mau menolong karena ingat perbuatan pak haji yang tidak baik dan sering menyakiti hati banyak orang dimasa hidupnya. Hari semakin sore, jenazah harus segera dimakamkan sebelum maghrib karena jenazah sudah membusuk dan mengeluarkan belatung, secara terpaksa jenazah dimandikan disungai yang kebetulan sungai itu menjadi keruh dan berbau.

Setelah selesai semuanya dan segera dimakamkan hanya ada 4 orang yang ikhlas mau mengantarkan. Sebelum adzan maghrib seluruh desa (lupa desanya) terdengar suara lolongan anjing dikuburan pak haji yang dimakamkan, seluruh desa menjadi takut dengan kejadian itu dan setelah maghrib baru berhenti. Terus menerus seperti itu ditiap harinya.

Dengan adanya suara lolongan itu sebelum maghrib para tetangga memberanikan diri untuk melihat dari mana asal anjing itu kenapa selalu melolong disaat mau adzan maghrib, dan kagetlah mereka! Keluarlah anjing didalam kuburan pak haji dan melolong sambil menangis. Setelah maghrib anjing itu masuk didalam kuburan pak haji lagi. Kejadian ini berakhir saat tepat 40 harinya pak haji.

Ini adalah sebuah cerminan bahwa kita tidak boleh durhaka kepada kedua orang tua, apalagi menyakiti hati banyak orang. Sekian cerita dariku.
Facebook: Blink rey

KCH

Rere

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

Rere has write 2,684 posts