Makhluk Penunggu Pohon Besar

Hai aku Ami, sekarang aku sibuk kerja sambil kuliah. Aku mau cerita tentang salah satu pengalaman yang bersangkutan dengan dunia mistis. Sebelumnya di cerita terdahulu itu aku pernah bilang, kalau aku punya kelebihan untuk melihat makhluk gaib. Aku kuliah di salah satu universitas swasta terkenal di daerah Lenteng Agung, pulang kuliah selalu malam dan aku pulang selalu naik kereta sampai stasiun manggarai.

Setibanya aku di stasiun manggarai, pacarku langsung ambil motor di parkiran dan aku nunggu di depan parkiran. Sudah selesai ambil motor, kita langsung berangkat dari stasiun itu dan jalan pulang ke rumah. Pacarku selalu mengantarku sampai ke rumah, dan di jalan mau ke arah rumah itu tiba-tiba tercium bau kembang yang biasanya suka ada di kuburan, entah itu bunga kamboja atau apa aku juga gak tau pasti nama bunga itu.

Dan yang aku ingat bunga itu suka ada di kuburan dan aku baru sadar kalau malam itu malam jumat, seketika badanku merinding dan kita yang lagi ngobrol pun tiba-tiba langsung diam sesaat karena bau bunga itu yang sangat menyengat. Akhirnya aku coba menengok ke kanan dan kiri untuk memastikan ada apa, tapi aku gak ngeliat apapun.

Oh, iya pacarku ini sangat penakut, dan aku bilang ke dia kalau aku melihat ada yang berdiri di bawah pohon besar yang nanti bakal kita lewatin. Pacarku pun langsung *parno gitu, mukanya pucat sambil baca baca ayat kursi. Sesudah kita lewatin pohon besar itu akhirnya suasana kembali normal dan kita ngobrol lagi seperti semula, tapi memang dasarnya aku *kepo jadi aku tengok lagi ke belakang, ke pohon tempat berdirinya makhlus halus itu tapi dia sudah gak ada di sana.

Dan ketika aku lihat ke depan lagi gak taunya si “perempuan” penunggu pohon itu lagi duduk di atas stang motor yang lagi di kendarain sama pacarku. Astaghfirullah aku kaget bukan main, selama aku bisa melihat hal itu. Aku gak pernah berani buat lihat mata makhlus halus itu. Akhirnya aku buang muka ke samping sambil tenangin diri dan baca-baca doa agar “perempuan” itu pergi tapi sepertinya gak mempan.

Akhirnya sampai di rumahku dan makhluk itu pun masih gak mau pergi dari depan muka pacarku, alhasil aku pelan-pelan bilang ke pacarku kalau ada yang mau ikuti dia sampai rumah, dan muka dia pun langsung pucat sambil baca bismillah dia langsung jalan pulang. Aku tungguin pacarku sampai hilang di ujung jalan, tapi sebelum itu “perempuan” yang duduk di stang motor pacarku sempat senyum dingin ke arahku dan aku langsung masuk ke dalam rumah.

loading...

Setelah selesai mandi dan bersih-bersih, aku langsung telepon pacarku untuk menanyakan kabar dia gimana dan dia cuma bilang pundaknya berat terus ketika pacarku lagi kasih tau kalau pundaknya berat tiba-tiba teleponnya bunyi berisik gak jelas lalu mati. Aku panik ketakutan dengan pacarku kenapa-kenapa, aku langsung telepon kakaknya buat memeriksa kondisi dia.

Lalu aku minta tolong kasih air putih yang sudah di bacakan ayat kursi 3 kali dan suruh pacarku untuk meminumnya. Alhamdulillah dia bisa tidur pulas sampai besok pagi. Setelah kejadian itu, pacarku gak berani lewat jalan itu lagi karena kapok di ikuti sama makhluk yang gak bisa dia lihat.