Malam Jumat yang Menyeramkan

Hai namaku Dewayana Panji Gautama, asalku Jawa Tengah, umurku 11 tahun. Ini kisah pengalaman mistisku di waktu malam jumat. Ok langsung ke cerita. Tapi sebelumnya saya mengingatkan “jangan pernah baca ini sendirian”. Waktu itu malam jumat aku main seperti malam minggu. Aku main karena dari hari senin aku sudah mulai libur panjang.

Awal permainan dimulai dengan hompimpa. Saat itu hanya ada 6 orang yaitu aku, Fathan, Dafa, Agil, Rozak, Arum. “Hompimpalayum gambreng” kami serentak membunyikan tersebut hingga akhirnya Fathan yang tangannya berbalik hitam dan semuanya putih. Tapi setelah di hitung Dafa, ada satu tangan yang lebih. Tapi setelah dihitung oleh temanku Rozak, jumlahnya 6. Tapi mengapa kata Dafa ada 7?

loading...

Lalu aku menenangkan semua temanku agar tidak ketakutan dan agar tidak bubar. Ya sudah akhirnya kami sepakat memainkan permainan yang tidak memakai hompimpa. Akhirnya kami main gerobak sodor. Kami membagi tim menjadi masing-masing 3 orang. Ternyata tim temanku yang harus menjaga, dan timku yang harus melewati tim penjaga. Permainan terus berlanjut.

Oh iya timku adalah (aku, Fathan, Dafa), tim lainnya adalah(Agil arum dan rozak yang menjaga paling akhir). Di tengah permainan temanku Dafa tiba-tiba menuju rumah kosong, yang katanya ada orang minta tolong di sana. Lalu aku berkata “mana mungkin ada orang di sana, namanya juga rumah kosong”. Tapi aku dan teman-temanku tidak dapat ke sana karena rumahnya di pagari.

Dan akhirnya Fathan yang memanjat pagar untuk mengecek apa yang ada di dalam. Fatan melirik dari jendela rumah tersebut. Tiba-tiba dia terkejut dan diam sejenak, hingga akhirnya dia menceritakan apa yang ada di dalam. Katanya “tadi aku melihat seorang anak kecil yang ingin ikut bermain, setelah itu dia langsung menghilang”. Pantas saja tadi waktu hompimpa tangan yang di hitung Dafa ada 7.

Agak lama diam, lalu agil berkata “sebenarnya tadi aku juga melihat anak kecil berbaju putih. Tetapi aku tidak memberitahu kalian karena aku takut kalau kalian nanti bubar”. Lalu aku menyarankan “jangan main di malam jumat lagi. Di malam lain saja” lalu aku dan teman-temanku bergegas pulang dan menceritakan pengalaman ini kepada orang tua masing-masing. Tamat.

KCH

Dewayana

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

Dewayana has write 2,660 posts