Malam Mencekam

Perkenalkan nama saya Nesa, saya tinggal di daerah Rencong, Baleendah, Bandung. Saya saat ini kelas 1 SMA. Langsung aja ke ceritanya ya, kejadian ini terjadi pada bulan Maret 2016. Di daerahku terkenal suasananya cukup angker, jam 6 sore pun sudah sangat sepi, suatu hari ada seorang nenek didekat rumahku yang meninggal akibat terpeleset didalam kamar mandi waktu mau ngambil air wudhu.

Jarak rumah aku sama rumah nenek itu cuma terhalang 3 rumah didepan rumahku, setelah nenek itu meninggal. Di daerah rumahku makin mencekam dan semakin sepi, mungkin karna takut ya. Nah malam jumat pun tiba. Aku tinggal dikontrakan bersama bapak, ibu, kakak dan adik yang baru berumur 3 tahun. Malam itu kakakku menginap dirumah temannya, dan dirumah kami hanya ber-4. Jam menunjukan pukul 19.28 malam, aku sedang menonton bersama bapak, ibu dan adik diruang depan yang kebetulan tempat aku tidur bersama kakak ku (tapi beda kasur).

Kami asyik menonton sampai kulihat kembali jam sudah menunjukan pukul 22.15 malam, lalu bapak, ibu dan adik pindah ke kamar karna adik sudak mengantuk, dan saya diruang depan sendiri sambil menonton dan main hp. Awalnya biasa saja karna mungkin memang aku sudah terbiasa dengan keadaan rumah dan daerah sekitarnya. Terus sudah biasa tidur sendiri jika kakak ku tidur diluar.

Singkat cerita, kembali kulihat jam sudah menunjukan pukul 23.35 malam, dimulailah hawa menjadi dingin, diluar sangat sepi tidak ada suara. Aku mulai deg-degan, kembali kulihat jam menunjukan pukul 23.45 malam, tiba-tiba perutku terasa sangat mules dan sakit, ya benar aku sangat ingin BAB, namun aku tahan karna toilet dikontrakanku berada diluar, yang didalam hanya kamar mandi saja. Aku tahan sekuat tenaga, dan aku terdiam sebentar.

Tiba-tiba terdengar sangat jelas ada suara yang cekikikan dibelakang rumahku seperti ini “hihihi” sangat jelas itu suara seorang nenek, memang dibelakang rumahku adalah kuburan. Saat mendengar itu aku langsung deg-degan gak karuan, takut banget, keringat dingin bercucuran, kulihat jam sudah pukul 24.00 malam, benar-benar aku tak bisa bergerak sekali, badanku kaku, sangat dingin.

Aku mencoba menutup mataku pura-pura tidur agar dapat menenangkan diri. Saat aku menutup mata, tiba-tiba dibelakangku seperti ada yang mengawasiku dan perlahan-lahan mendekatiku, astagfirullah dan dia memegang kepalaku dengan erat, seketika mataku sangat susah dibuka, benar-benar sangat berat sekali seakan-akan dioles lem perekat yang sangat kuat.

Badanku terasa sangat sangat lebih kaku dan dingin sekali, aku ingin berteriak tapi sangat susah sekali dan tak ada mulutku seketika aku tak bisa bicara padahal kudengar suara tasbih bapak ku dikamar belum tidur dia sedang wirid. Di dalam hati aku hanya istigfar berharap semuanya berakhir, selama 10 menit itu berlangsung. Dan perlahan-lahan kepalaku mulai terasa ringan, mataku bisa terbuka dan tubuhku bisa bergerak.

Langsung kembali perutku terasa sangat mules dan tak bisa ditahan sama sekali, sontak aku langsung berteriak memanggil ibu untuk minta antar ke toilet “bu bangun antar ke toilet, aku mules banget” dan ibuku bangun lalu menjawab “minta antar ke bapak, ibu ngantuk” aku langsung minta antar ke bapak dan bapak mengantarku ke toilet.

Setelah aku ke toilet dan masuk ke rumah lagi, langsung ku ceritakan semua ke ibu dan bapak, ibu awalnya tidak percaya, namun bapak ku hanya tertawa dan mengiyakan bahwa memang arwah nenek yang meninggal itu masih berkeliaran disekitar sini sebelum 40 hari. Disitu aku langsung percaya bahwa makhluk tak kasat mata itu benar-benar ada. Sekian ceritaku maaf kalo kurang seram ya.

loading...

Share This: