Malam Tahun Baru yang Tidak Aku Inginkan

Hai sahabat KCH, perkenalkan namaku Mala, disini aku ingin menceritakan tentang malam tahun baru yang tidak aku inginkan, dan sekarang aku juga sedang menempuh kuliah semester akhir. By the way, doakan ya skripsiku lancar dan cepat wisuda. Oke sebelumnya aku akan menyapa Bismi, Dwi, dan teman-teman KCH semua terutama buat bang John. Selama ini aku adalah penggemar cerita hantu yang sering buka website ini loh.

Langsung kecerita ya, cerita ini dialami pada saat tahun baru dimana aku masih duduk dikelas XI. Waktu itu aku bersama dua temanku merayakan malam pergantian tahun baru dengan wara-wiri dijalanan, rasanya sangat menyenangkan sampai aku lupa waktu. Setelah capek sehabis merayakan tahun baru, aku bersama temanku pulang kerumahku tepatnya pukul 00.10 karena memang rumah mereka jauh sehingga memutuskan untuk menginap.

Setiba dirumah aku membuka pintu dan rumah dalam keadaan sepi. Maklum saja ya, pada saat tahun baru seluruh keluargaku menginap dirumah nenek. Setelah makan dan melihat televisi kuputuskan tidur dikamar atas bersama teman-temanku. Setelah menaiki tangga, suasana begitu menyeramkan karena memang meskipun bangunan atas belum ditempati tapi dalam keadaan bersih dan rapi.

Temanku Desi melangkah duluan kekamar atas dan tidak lama kemudian dia berteriak menuruni tangga. Sontak aku bersama temanku Rohma langsung menghampiri, dengan nafas tak beraturan dia berkata bahwa diatas ada seorang perempuan berambut panjang duduk dikursi pojokan lantai dua. Dialog antara kami pun terjadi.

Aku: kamu apa-apaan sih jangan nakut-nakutin deh.
Desi: serius, tadi aku lihat ada perempuan duduk dikursi paling pojok. Aku gak bohong, mending kita tidur dibawah saja ya. Oh iya ini rumah kamu ditanami paku emas ya? Hati-hati ini mengundang hantu perempuan loh.
Aku: kok bisa dia tahu kalau rumah ini dipasang paku emas ya? (Gumamku dalam hati).

Desi: sudah kamu jujur saja, aku tahu kok kenapa dipasang paku emas supaya rumahnya kelihatan bagus dan dapat berdiri kokoh kan? Kenapa aku tahu, kan kamu tahu sendiri bapakku orang pintar jadi aku tahu semua masalah mistis.

Aku: iya sih, memang dipasang paku emas, karena menurut tukang yang dulu membangun supaya rumahnya kelihatan bagus dan ini kan kepercayaan orang Jawa.
Rohma: sudah deh kalian ngomong apa sih? Mending kita tidur.

loading...

Namun disini Desi tetep bersikukuh untuk tidur dikamar atas. Kemudian kami bertiga tidur dikamar atas dengan hati deg-degan. Angin terasa menusuk, keramaian kembang api pun terdengar samar-samar jauh, namun kesunyian membelah semua itu. Rasa takut menyelimuti, kemudian dalam keheningan, Rohma sudah tertidur pulas tinggal kami berdua yang masih terjaga.

Tiba-tiba terdengar suara genteng jatuh, aku dan Desi langsung bangun. Desi pun berkata nggak apa-apa dia cuma mau kenalan sama aku kok, oh iya, ini orangnya tinggi besar dan tinggal dipohon manga depan rumahmu. Tidak lama kemudian, tercium aroma rokok, aku pun langsung bertanya kepada Desi, kali ini apalagi si? Dia menjawab “oh ini orangnya lagi duduk dimeja belajar dia jagain kita loh. Tenang saja ini orangnya baik kok, kalau perempuan tadi negatif”.

Setelah itu aku tetap berusaha tidur meskipun diselimuti rasa takut. Sekian dulu ya cerita dariku tentang malam tahun baru yang tidak aku inginkan, semoga kalian menikmati alur ceritanya. Koleksi cerita hantuku masih banyak loh, akan kubagi kepada kalian bila tugasku tidak mendesak. Bahkan teman-temanku saja bilang kalau ketemu aku kena horornya *hihi. Bye.

KCH

Mala

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

Mala has write 2,670 posts