Masih SMP

Assalamualaikum sahabat KCH mohon maaf baru bisa kirim cerita lagi dengan judul masih SMP dikarenakan aku lagi sibuk banget. Bagi yang lupa sama aku. Aku perkenalan namaku lagi ya, namaku fikar shavian alteza kalian bisa manggil aku fikar. Di sini aku akan menceritakan temanku yang namanya sandi bukan nama asli ya gan, dia itu mempunyai kemampuan lebih dari lahir dan ini cerita aku dapat dari sandi langung. Cerita ini menceritakan horor, cinta dan sahabatku juga terlibat dicerita ini tapi nanti aku ceritakan bagaimana aku sama sandi ketemu dan jadi sahabat. Langsung saja kecerita ya sis dan agan.

Hari itu aku terbangun pagi karena masuk sekolah hari senin. Sampai disekolah, aku langsung masuk kelas dan gabung sama geng. Aku orangnya gak terlalu mencolok terkesan biasa saja, ketika itu aku gak ada sama sekali dekat sama cewek, tapi ada cewek yang aku taksir namanya anita. Dia cantik banget dan tubuhnya itu b*hay. Singkatnya ketika itu pelajaran IPA yang harus ke laboratorium dipojok sekolah.

Ketika dibuka ruangan itu, aku melihat cewek rambut panjang diatas lemari tempat penyimpanan barang. Pertama lihat agak kaget karena kepalanya yang bergerak kekiri dan kanan dengan lidah yang menjulur kebawah, sepertinya cuma aku *doang nih yang lihat. Sambil agak melamun teman baik aku menegur namanya caca.

loading...

“*Wei san kenapa lu lihat keatas lemari saja, lihat apa sih?”.
“Kagak ada apa-apa kok ca, cuma agak ngantuk *doang”.
“Ya sudah ayo masuk”.

Sambil menarik tanganku, caca ini teman baikku, orangnya cantik, kulitnya putih, badan jangan tanya, cuma aku anggap dia teman baik karena memang dari TK kita temanan. Ketika masuk (harus lewati lorong yang atasnya tuh mba-mba kunti) air liurnya menetes mengenai teman-temanku, tapi anehnya masa air liurnya tidak dirasa oleh mereka! Aku letakan buku diatas kepala supaya tidak terkena air liurnya.

Sudah masuk ruangan suasana ruangan makin gak enak karena memang ini ruangan sudah lama tidak terpakai dan baru baru ini dipakai lab. Mataku gak tertuju kepada guru tapi kearah mba kunti yang tadi, aku diam dan pusatkan pikiran seketika itu juga muncul si putih disampingku. Dia melihat kearah mba kunti, dengan suara yang keras tuh mba kunti menghilang. Ketika aku terheran-heran, aku ditimpuk oleh kapur oleh guruku.

“Sandi kamu lihat apa? Saya itu didepan sini bukan diatas lemari!”.
“Iya maaf pak”.

Ketika itu si putih tiduran disampingku, bisa dibayangkan ada macan yang gak bisa dilihat oleh orang lain ada disamping agan? Aku usap-usap bulunya halus banget. (Kebetulan aku duduk paling belakang jadi gak dibilang gila), bisa diambil kesimpulankan? Bila semua jin itu jahat, ada juga yang baik dan macam-macam bentuknya. Suatu ketika jam olahraga (masih SMP), ketika itu yang digeng aku berlima (ivan, kevin, boni, marwan, dan aku) yang namanya ngintip cewek itu bukan hal tabu.

Sehabis olahraga selesai, aku sama geng aku merencanakan ngintip si geng anita (sinta, hani, lani), kita semua masuk kedalam toilet pojok membawa tangga yang memang khusus cewek. Sebelum mereka masuk, gak lama terdengar suara cewek-cewek masuk toilet, satu-persatu sudah mengintip tinggal aku tersisa, ivan mensyaratkan untuk aku yang naik, ketika naik dan melewati tembok pembatas tiba-tiba aku kaget.

“*Argh! Setan” depanku persis itu ada muka si mba kunti yang kemarin ada di lab, (bayangin sama agan). Bersamaan aku teriak cewek-cewek teriak.

“*argh, Sandi ngintip!”.
“B*go lu san t*lol ngapain lu teriak b*go” ivan sambil tendang aku.
“Aduh san lu kenapa sih, panjang nih urusan” boni nambahin.
“B*go! Tadi aku lihat setan, sumpah sori eh tapi sudah hilang” aku lihat keatas.
“Tuh nanti mereka bakalan lapor, ngepet” marwan mukanya pucat.

Kita semua saling pandang dengan muka yang bisa agan bayangkan. “*Argh ngintip, si sandi ngintip, keluar lu nanti aku laporkan!” geng anita keluar, singkatnya kita pada masuk ruang BP dan dikasih peringatan. Sudah sejak itu aku jera buat ngintip cewek, saat balik sekolah aku disamperin caca. “Ngapain sih san lu pakai ngintip segala? Kalau mau lihat yuk kerumahku!” caca narik tanganku.

Di sambung nanti ya agan dan sis. Bagi yang mau kenal lebih dekat sama aku bisa cek di Instagram agan atau sis. Terima kasih untuk sahabat KCH sudah mau baca ceritaku dan untuk kak john semoga di post ya ceritaku, pasti sahabat KCH pada suka *hehe, assalammualaikum. Selanjutnya masih SMP: rumah caca.
Instagram: @fikarshavian

fikar shavian alteza

All post by:

fikar shavian alteza has write 8 posts