Mawar Misterius

Hai, namaku Tabitha Shara. Kalian bisa panggil aku Tabitha. Ini berdasarkan kisah nyataku. Begini ceritanya, suatu hari aku sedang berlibur di rumah nenek. Aku menjalani liburan itu dengan berat hati, aku sama sekali tidak tertarik dengan rumah nenek. Ketika aku sampai di rumah nenek, nenek berpesan kepadaku “Cu, jangan pernah mengambil mawar di depan rumah kita”.

loading...

Aku menjawabnya “Kenapa, Nek?” Nenek hanya menggelengkan kepalanya. Keesokan paginya, aku menemukan mawar. Aku ingin mengambilnya, karena tergoda. Saat kuambil aku segera meletakkannya ke dalam vas bunga. Nenek menghampiriku “Darimana kamu dapat bunga itu?”. Aku menjawab dengan penuh kebohongan “Tadi ada temanku yang mampir memberikanku bunga”. Nenek hanya mengangguk.

Malam harinya aku tertidur pulas tapi aku mendengar suara keran air. Tik, tak, tik, tak, Aku memberanikan diri untuk mematikan air tersebut. Saat kunyalakan lampu terlihat darah bercucuran dimana-mana. Tampak berjatuhan bunga mawar. Dan dikaca besar kamar mandi terdapat tulisan “Jangan ambil bungaku!” Aku segera lari ke kamar. Keesokan harinya aku bercerita pada nenek.

Nenek menjawab, baiklah. Jadi begini, nenek punya teman. Teman nenek mau pergi, jadi anaknya dititipkan ke nenek. Saat bermain, dia tertusuk duri mawar beracun. Lalu ia berpesan kepada semua orang di kampung ini agar menaburinya dengan bunga mawar dan jangan mengganggu hidupnya, dengan mengambil bunga mawar. Karena bunga mawar sangat disukainya.

Kalau ada yang seperti itu akan mengalami kejadian mulai dari nyalanya keran air, kamar mandi berdarah, tulisan dikaca, dan bunga mawar berjatuhan. Sebaiknya sekarang, buanglah, bakarlah bunga itu agar dia hidup tenang dan tidak mengganggumu lagi. Aku segera membuang dan membakarnya. Sekian ceritaku. Maaf kalau tidak seram, tapi ini kisah nyataku. Terimakasih, sudah membaca.

Share This: