Melihat Alam Lain Part 2

Pas aku keluar bersama ibuku secara mataku tertuju kearah pohon itu yang sedari tadi buat aku penasaran ada apa di pohon itu. Pas aku melihat ke pohon itu dugaanku memang betul sesuai dengan suara suara yang aku dengar. Disana memang ada banyak sekali orang, pas aku melihat ke arah mereka sontak mereka semua melihat ke arahku seperti saja dikomando untuk berhenti dari aktifitas mereka. Sekejap suasana jadi sunyi senyap tidak seperti dari tadi yang kudengar, karena aku masih polos dan tidak tau apa apa.

Yang ada dipikiranku cuma heran aja, kok mereka tinggal di atas pohon, mereka seperti segerombolan kera yang ada di atas pohon, dari anak anak orang tua sampai orang lanjut usia semuanya di pohon itu, bahkan aku melihat ada seorang bapak yang bergelantungan ikut juga menatapku bahkan pakaian yang dia pakai pun masih teringat jelas di benakku, dia memakai baju singlet putih dan celana boxer merah yang modelnya seperti pakain atlet.

Mereka kelihatan layaknya orang orang biasa pada umunya tapi yang beda mata mereka rata rata semuanya agak besar dari manusia normal agak menonjol kedepan dan mereka berbicara menggunakan bahasa mereka yang tidak dimengerti. Seketika itu juga aku bicara sama mamaku “in (sebutan yang biasa aku pake untuk mamaku) coba lihat disana banyak orang, itu.. ada om yang lagi gantungan di pohon” kataku dengan sejuta tanda tanya.

Mamaku sperti kaget dan heran tapi kayaknya dia sudah terbiasa dengan sikapku yang slalu seperti itu melihat hal hal aneh, kemudian ibuku menjawab dengan pelan “oh itu, itu orang yang lagi gantung diri, sudah kamu buang air kecilnya. Habis itu kita masuk lagi ke kemar dan lanjut tidur” katanya. Aku menganguk aja karna aku juga belum ngerti apa itu yang dimaksud mamaku dengan kata “bunuh diri” karna masih terlalu kecil.

Akhirnya aku menyelesaikan buang air kecil dengan mata masih tertuju kepada mereka yang aku lihat di pohon itu bahkan mereka juga terus memandangku tanpa ada yang bergerak sedikitpun, bahkan mereka tidak berkedip sedikitpun dan yang membuat aku heran saat itu gelap tapi kenapa aku bisa dengan jelas melihat mereka, bahkan sempat ada mobil lewat sinar mobilnya pas menyoroti pohon itu karna pas berada di tikungan.

Anehnya pas kena sorotan cahaya mobil mereka tidak terlihat tapi pas mobil itu lewat, aku melihat mereka masih disana dengan tetap memandangiku sepertinya mereka tau kalo aku bisa melihat mereka. Aku selesai buang air kecil dan kembali masuk kedalam rumah bersama mamaku, pas pintu kembali ditutup, aku kembali mendengar kebisingan mereka lagi dari dalam “uh mereka sudah mulai beraktifitas lagi kayak tadi, buat orang susah tidur aja” aku bicara dalam hatiku dengan sedikit kesal.

loading...

Share This: