Menarik Benda Pusaka

Hey sahabat KCH berjumpa lagi dengan saya ozil, yang dulu pernah kirim pengalaman hantu, dan sekarang saya akan kembali bercerita tentang pengalaman saya yang baru saya alami satu minggu yang lalu yaitu menarik benda pusaka. Tempat saya tinggal masih terletak di desa yang masih kuat hawa magisnya, banyak orang yang mendalami ilmu kebatinan termasuk saya sendiri.

Hingga suatu saat saya mendapat tantangan untuk menarik benda pusaka di dalam sebuah batu besar. Di desaku masih sangat banyak batu besar yang di anggap magis, terutama batu besar yang menggantung yang akan saya tarik benda pusakanya. Maksud dari batu gantung itu ialah batu yang di apit dua jurang, sehingga batu tersebut tidak menyentuh tanah di bagian bawah batu tersebut.

Saya datang ke tempat batu tersebut dengan 4 orang teman saya, sebut saja namanya fian, anto, dede, uki. Setelah berdoa kami memulai ritual untuk menarik keris dan sebatang emas dari dalam batu tersebut, sebelum sempat menarik pusaka, teman saya, uki langsung mendapat serangan dari penunggu batu tersebut. Dia terpental hingga beberapa meter dari tempat ia melakukan ritual. Setelah beberapa saat usaha kami juga belum membuahkan hasil, sampai kami kelelahan karena pertahanan gaib batu tersebut lebih kuat.

Tanpa di sangka raja dari penunggu batu tersebut keluar dengan wujud yang benar-benar mengerikan. Mungkin untuk orang yang tak biasa melihat akan lari terbirit-birit. Setelah raja jin itu keluar dari batu tersebut, dia berkata “tidak akan ada yang mampu untuk mengambil pusaka yang ada di dalam batu ini, karena yang menjaga batu ini kami raja dari segala wilayah, jangan pernah ganggu kami lagi” itu yang dia katakan. Kemudian dia menghilan, setelah itu kami pun mengakhiri ritual penarikan benda pusaka dengan hasil tidak  mendapat apapun dan kembali ke rumah masing-masing.

Setelah pagi menjelang saya mendatangi rumah tetua desa untuk menanyakan sejarah tentang batu itu, dan memang benar ternyata sudah banyak orang yang mencoba mengambil pusaka dari batu tersebut. Bahkan orang yang lebih sakti dari saya dan teman-teman saya, namun usaha mereka semua tidak membuahkan hasil, hingga sampai saat ini sudah jarang orang yang mencoba mengambil pusaka dari batu itu. Terdapat pesan dari cerita saya ini, kita harus melestarikan budaya yang ada, bukan mengambil dan menghancurkan. Sekian cerita saya apabila ada kata yang tidak sopan mohon maaf sebesar-besarnya, dan terima kasih.

loading...

Share This: