Menghidupkan Orang yang Sudah Mati (Necromancer)

“Necromancer” ialah orang yang digambarkan memiliki ilmu hitam dan memiliki kekuatan magis didalam tubuhnya. Necromancer atau necromancy biasa digambarkan dengan sosok yang tinggi dan memakai jubah hitam atau hijau atau merah kehitaman. Dapat melakukan sihir dan dapat menghidupkan orang yang sudah mati.

Henry merupakan seorang pertapa yang tinggal sendirian disebuah rumah tua dipinggir kota. Beredar desas-desus yang menyebar tentang pria bermata liar ini. Beberapa orang mengatakan bahwa dia adalah seorang penyihir yang disebut penguasa kegelapan dan akan membuat kekacauan pada tetangganya. Beberapa orang lain menyebutnya sebagai dokter gila yang bisa menghidupkan kembali mayat busuk dari pemakaman lokal. Tidak ada warga yang tinggal di kota ini berani berhubungan langsung atau mendekati Henry.

1 tahun berikutnya, keluarga baru pindah ke kota dengan putri mereka yang cantik, Rachel. Rupanya Henry mempunyai ketertarikan pada gadis ini. Akhirnya Henry sering memberikan hadiah pada gadis tadi, gelas dari emas murni, kalung mutiara, dan pot bunga aster yang tidak pernah menjatuhkan satu kelopak pun. Meskipun telah diberi banyak hadiah, henry tidak bisa mendapat cintanya, Rachel malah jatuh cinta dengan pemuda lain, Geoffrey, dia seorang pemuda tampan yang baru saja menyelesaikan kuliahnya. Akhirnya Rachel menikahi Geoffrey dan meninggalkan Henry yang berharap banyak dari dia.

Ketika Rachael dan Geoffrey kembali bulan madu, mereka mengadakan pesta dansa dan mengundang semua orang di kota. Saat Rachel berdansa waltz dengan ayahnya, tiba-tiba dia mendengar gemuruh halilintar. Petir menyambar lagi dan lagi. Tiba-tiba, pintu gerbang terbuka dan angin menerobos masuk, angin itu membawa bau busuk yang teramat sangat.

Terlihat Henry berdiri diambang pintu, matanya mengilap merah karena marah. Di belakangnya ada sekelompok orang dengan pakaian compang-camping yang ternyata adalah kumpulan mayat yang dihidupkan kembali oleh Henry, kumpulan mayat itu datang memasuki ruangan. Keadaan mereka sangat mengenaskan, banyak yang sudah berupa mayat yang hancur, ada yang telah kehilangan anggota tubuhnya seperti kaki, tangan, mata. Dan tubuh mereka benar-benar sangat busuk.

Dua mayat hidup menangkap Geoffrey dan melemparkannya kebawah kaki pemimpin mereka. Mata merah Henry semakin mengkilap, Henry menarik pisau perak dan dengan santai secara pelan-pelan memotong tenggorokan pengantin pria dari telinga kiri ketelinga kanan. Rachel menjerit dan berlari kedepan, mendorong mayat hidup busuk yang ada didepannya, dan melemparkan dirinya pada suaminya yang telah sekarat.

“Bunuh saja kami berdua” serunya putus asa. Tapi Henry tidak menghiraukannya. Dia mengambil wanita itu dari genangan darah disekitar suaminya yang sudah mati dan membawanya keluar ke malam yang gelap dan menyeramkan. Di belakangnya, para mayat hidup itu langsung meninggalkan setiap korbannya dan segera mengikuti tuannya. Suara guntur dan kilat memudar saat necromancer beserta para mayat hidup itu menghilang dalam kegelapan.

Ayah Geoffrey dan ayah Rachael berkumpul dan mengumpulkan juga massa dalam jumlah kecil dan mengikuti pertapa jahat itu, untuk menyelamatkan Rachel. Ketika mereka menggeledah rumah Henry, mereka menemukan rumah itu sudah kosong! Kecuali cahaya, yang bersinar dari serangkaian bola misterius yang ada didekat langit-langit setiap kamar. Tetapi sama sekali tidak ada tanda-tanda keberadaan Henry. Dia telah lenyap.

Regu pencari menjelajahi pedesaan mencari lagi pada keesokan harinya, tetapi mereka tidak menemukan apa-apa. Akhirnya Geoffrey dimakamkan di pemakaman setempat, dan gedung tempat mengadakan pesta dansa itu juga diruntuhkan. Tak seorang pun di kota ini berani berbicara tentang apa yang telah terjadi, dan tidak ada yang berani membayangkan apa yang telah terjadi pada Rachel yang malang.

loading...

1 tahun kemudian setelah kejadian di pesta dansa, terdengar ketukan pelan pada pintu rumah orang tua Rachel. Ketika ayahnya membukanya, dia sangat terkejut dengan apa yang dia lihat. Dia melihat sosok, kurus abu-abu diteras rumahnya. Matanya yang juga memperlihatkan kelelahan dan nyeri. Itu adalah Rachel! Lidahnya telah dipotong sehingga dia tidak bisa berbicara.

Kemudian dia mengeluarkan pisau dari bajunya yang compang-camping. Itu adalah pisau perak yang mereka lihat terakhir kali berada ditangan Henry. Kilatan kepuasan terlihat dikedua bola mata Rachel, seolah-olah dia telah mengatakan kepada kedua orang tuanya bahwa darah yang melapisi pisau itu, merupakan darah dari Henry. Malam itu, Rachel meninggal dalam tidurnya dengan senyum damai.

Ira Sulistiowati

Ira Sulistiowati

Jalani hidup ini penuh dengan tawakal.

All post by:

Ira Sulistiowati has write 61 posts

Please vote Menghidupkan Orang yang Sudah Mati (Necromancer)
Menghidupkan Orang yang Sudah Mati (Necromancer)
5 (100%) 1 vote