Menginap di Rumah Sawah

Hy gan nama saya Arie dari Bandung kali ini post cerita ke-2 saya dengan judul menginap di sawah, cerita ini aku yang alami sendiri waktu kecil dulu. Di kecil aku sering main ke sawah milik seorang kaya bernama Pak od (nama lainnya tidak sebutkan) pak od adalah seorang pemilik tanah besar di desa ku (Cisasawi).

Dan juga sawah lumayan luas tetapi sawahnya tidak dia yang mengurusnya. Tapi uwa/(paman) saya yang di suruh mengurus sawah itu, Di hari itu sawah/padi itu mulai di panen. Seperti biasa kalau sesudah di panen padi yang belum di gebuk/(belum terpisah padinya dengan daunnya) jadi harus ada beberapa orang untuk menginap dan menjaga di saung sawah/rumah padi.

loading...

Saat itu yang sedia menginap, aku, uwa, kakakku sendiri, saudara anak uwa 2 lelaki, jadi yang jadi menginap ada 5 orang. Waktu persiapan malam untuk menginap ke sawah karena tidak terlalu jauh banget dengan rumahku, saat malam aku tidak bawa apa-apa dan baru kali ini aku menginap di rumah sawah seperti ini. Sesaat kemudian sudah sampai di saung kita beres-beres untuk tempat tidur.

Aku pun langsung tidur berbaring sambil menatap ke langit atap saung yang banyak bekas laba-laba, di saat itu hanya di terangi cahaya lampu senter besar ditambah radionya, waktu terus berjalan kira-kira jam setengah 9, uwa sering keluar untuk sekedar cek. Mereka pada lagi ngobrol sedangkan aku mulai ngantuk, beberap jam kemudian semua sudah pada tidur.

Aku tiba-tiba melek terbangun hanya membuka mata dan aku tidak bisa lihat apa-apa . Yang ku lihat adalah cahaya kecil dari atap saung (mungkin cahaya bulan) karena atapnya sudah pada bolong. Aku mulai *deg-degan karena di situ amat gelap sekali seperti mataku buta. Aku tidak tahu ini jam berapa. Dan tiba-tiba aku mendengar suara orang yang lagi sapu-sapu di luar, mirip ibu-ibu lagi sapu-sapu sampah halaman.

Aku pun *deg-degan ketakutan. Mau tidur susah banget karena suara itu makin keras, di dekat luar saung itu karena aku tidur paling pojok sebelah utara. Terus aku membangunkan kakakku, “kak bangun di luar ada yang lagi sapu-sapu”.

“Mana ari kamu gak ada juga” kata kakakku sambil tidur lagi, semua pun terbangun karena yang gelap gara-gara senternya habis belum di isi charge, uwa sama anaknya bernama En pulang sementara untuk ambil beberapa lampu senter, hanya bertiga di saung itu, sesaat kemudian aku tidur lagi. Saat subuh aku terbangun kayaknya jam 3 an deh, aku mendengar suara orang lagi mandi di sebelah utara dekat saung.

Tapi kalau tempat mandi memang ada di sebelah saung selatan, tapi yang aku merinding adalah saat aku intip di tempat mandi, ternyata gak ada siapa-siapa. Sepi sunyi sekali hanya ada beberapa suara katak dan jangkrik, aku pun membangunkan kakakku lagi. Dan semua terbangun karena aku mendengar suara aneh itu. Dan tetapi memang kata uwa sering ada suara aneh kalau menginap disini, terima kasih atas bacanya dan maaf jika kisahku ini gak seru atau seram thanks.

My phone: 0895326288403
Facebook: Arie bfmv

Kaburagi kazeo

Aku hanya berbagi cerita
:My Facebook :Arie Bfmv

All post by:

Kaburagi kazeo has write 2 posts

Please vote Menginap di Rumah Sawah
Menginap di Rumah Sawah
Rate this post