Mess D Kamar Nomor 14

Assalamualaikum hai sobat KCH ketemu lagi dengan saya. Sekarang saya ingin menceritakan kisah mistis yang dialami saya dan teman-teman di mess D kamar nomor 14. Tahun 2009 merupakan tahun menggembirakan bagi saya dan kelima teman saya yaitu daus, darmin, agus, ahmad dan uden. Kami semua diterima diperusahaan besar di provinsi Riau setelah menyelesaikan studi D3 di Bandung.

Singkat cerita setelah melewati rangkaian interview dengan perusahaan, akhirnya kami teken kontrak kerja dan mendapatkan mess di blok D. Agus dan uden menempati kamar nomor 2, darmin menempati kamar nomor 1 dan saya, ahmad serta daus ditempatkan dikamar nomor 14. Saya melihat ada sesuatu yang aneh. Ya benar-benar aneh! Kenapa? Pasalnya, hanya kamar 14 lah yang hanya diisi cuma 3 orang! Kamar yang lain termasuk yang ditempati agus, uden dan darmin semuanya diisi 4 orang.

Kenapa cuma kamar kami yang jumlahnya ganjil? Kata orang dahulu, jika jumlahnya ganjil bakal banyak hal-hal mistis. Meskipun pertanyaan itu masih menggelayuti dipikiran,tapi saya coba untuk menghiraukannya. Di pintu masuk kamar 14 ini, ada sebuah lambang yang saya sendiri pun tidak tahu makna lambang itu. Setelah masuk kekamar 14 itu, saya, ahmad dan daus langsung beres-beres. Bau kamar yang telah lama tak ditempati sangat berasa sekali, kami coba menata kamar agar lebih baik dan enak ditinggali.

Skip, setelah beres-beres selesai. Kami pun menentukan dimana letak tempat tidur masing-masing. Karena didalam kamar itu terdapat 2 ranjang dengan single bed dan 1 ranjang tingkat. Saya memilih ranjang yang berhadapan langsung dengan jendela, daus memilih ranjang yang menempel dengan tembok sedangkan ahmad memilih ranjang tingkat yang menempel dengan tembok kamar mandi.

Maghrib pun tiba, setelah selesai beribadah, kami pun beristirahat, ahmad dan daus langsung tidur. Sedangkan saya masih memikirkan lambang yang ada didepan pintu dan coba menterjemahkan maksud lambang dari logam yang menempel didepan pintu masuk. Karena penasaran yang tinggi, saya pun coba untuk mencopot lambang itu. Setelah dicopot, saya pun kembali ketempat tidur sambil melihat bentuk lambang itu (lambang itu sepintas berbentuk kepala sapi dan ada tulisan ditengahnya seperti tulisan china).

loading...

Saat melihat-lihat lambang itu sambil tiduran, tiba-tiba badan lemas dan tertidur. Di dalam tidur itu, saya bermimpi didatangi makhluk tinggi besar, hitam dengan mata memerah (kalau ingat ini, saya merinding). Sosok itu mendekat dan mencekik saya! Saya coba meronta-ronta sekuat tenaga sehingga dibangunkan oleh ahmad dan daus. Kemudian daus bertanya kepada saya.

Daus: kamu kenapa mif?
Saya (dengan tubuh berkeringat): memang kenapa dengan saya, us?
Ahmad (cemas): kamu tadi berteriak-teriak keras mif! Makanya kami bangunin.
Saya (menarik nafas): saya diserang sosok tinggi besar dengan mata merah, mad! Saya dicekik dan lambang yang ditangan saya diambilnya (kemudian saya ingat, saya genggam lambang itu ditangan dan ternyata sudah hilang).

Kemudian saya bertanya kembali kepada 2 teman saya ini.

Saya(binggung): mad, us! Lambang yang saya pegang waktu sebelum tidur mana?

Ahmad dan daus (mengerutkan dahi dan saling memandang).

Ahmad: lambang apa sih mif?
Daus: iya lambang apa mif?
Saya: lambang yang didepan pintu itu lho (sambil menunjuk kepintu masuk).
Daus: *ngaco kamu mif, dari tadi kami gak melihat kamu pegang apapun! Kami lihat kamu hanya meronta-ronta sambil berteriak teriak!

Dengar penjelasan daus, saya kemudian bangkit dari tempat tidur dan memeriksa pintu masuk dan ternyata, lambang itu masih ditempatnya seperti semula. Tidak ada bekas dicabut dari tempatnya! Dengan keadaan binggung, saya tertegun dipintu masuk kemudian ahmad datang menghampiri.

Ahmad: kenapa mif?
Saya (dengan lemas): benar lho mad, lambang ini saya cabut sebelum tidur tadi! Tapi kenapa masih terpasang?
Ahmad: sudah mif, coba wudhu saja dan kembali tidur. Sekarang sudah jam 12, besok masuk kerja.

Kemudian saya pun menuruti apa yang dikatakan ahmad tapi hingga menjelang tidur, saya masih gak percaya dengan apa yang dialami tadi. Sekian cerita dari saya, sebenarnya masih banyak cerita yang saya dan teman-teman alami dikamar nomor 14 itu, insya Allah dilain kesempatan bisa diceritakan. Bagi sobat KCH yang mau berkenalan dengan saya, silahkan add dan follow media sosial saya dibawah ini. Salam santun untuk semua sobat KCH dan terima kasih untuk admin yang telah memuat cerita saya.

Instagram: @Miftah rizqi maulana
BBM: d954efc2
Whatsapp: 087825717577
Facebook: miftah rizqi maulana

KCH

Miftah Rizqi Maulana

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

Miftah Rizqi Maulana has write 2,660 posts