Misteri Gunung Kumitir

Cerita ini nyata terjadi saat aku masih kuliah di jember di tahun 2004. Rumahku di sebuah kecamatan di lereng gunung Raung, Jawa Timur yang bernama Kalibaru. Setiap hari aku pulang pergi langsung jika berangkat kuliah. Jarak yang ditempuh sekitar 50km. Jika tidak naik motor, ya naik kereta api. Tapi lebih banyak naik sepeda motor. Di antara perjalanan tersebut, harus melewati gugusan pegunungan yang di sebut gunung kumitir.

Ini adalah jalur lintas selatan Jawa Timur yang menghubungkan Jember dan Banyuwangi. Suatu hari, sepulang dari kuliah, seperti biasa melewati gunung kumitir tersebut. Jalan yang berkelok sudah aku hafal betul. Hingga akhirnya melewati kelokan yang tajam, yang di pinggir sebelah kanannya terdapat sebuah pohon besar. Tidak seperti biasanya, pohon tersebut seperti terbakar dengan warna merah menyala di sekujur batangnya.

Dengan herannya aku cuma bisa memandangi pohon tersebut sambil berjalan. Dan anehnya, keesokan harinya, saat akan berangkat kuliah, pohon tersebut baik-baik saja. Tidak ada bekas tanda kebakaran atau apapun. Di lain hari, aku yang akhirnya kost di Jember memutuskan untuk pulang ke rumah beserta membawa semua barang di kost karena sudah selesai ujian dan mendapat gelar S.Sos ku.

Dengan motor yang penuh dengan barang aku pulang. Sesampainya di salah satu belokan di gunung kumitir, aku yang saat itu sedang bernyanyi-nyanyi sambil naik motor, tiba-tiba mendengar suara tawa keras, iya tawa kuntilanak seperti suara tawa am*ng artis itu.

Jalanan yang licin karena hujan gerimis dan banyaknya barang yang di bawa tidak menghalangiku untuk segera tancap gas. Setiap kali memasuki gunung kumitir tersebut, sejak kejadian tersebut, aku selalu waspada dan lebih hati-hati, mengingat angkernya gunung tersebut.

loading...