Misteri Kematian Evi

Cerita ini adalah cerita yang pernah aku alami, kenalin namaku hendry. Aku perkenalkan dulu sahabat-sahabatku yang terlibat dalam kejadian ini. Aku punya sahabat namanya Kelvin, Zaki, Evi, Meliana, Jan fung, dan Hendry (aku). Waktu itu aku ke sekolah bareng temanku janfung dan sesampai di sekolah aku lihat kelvin dan zaki (oh iya kelvin sama zaki pergi ke sekolah pakai sepeda sedangkan aku sama jan fung pakai motor), sesampai di situ aku ngomong sama kelvin.

Aku: vin, kok sepi yah? biasa kan ramai.
Kelvin: pada belum bangun kali.

(Gak terasa kita semua sudah sampai di kelas). Pas di kelas aku lihat evi juga baru datang, mukanya pucat dan lemas. Terus janfung bilang.
Jan fung: kenapa tuh si evi?
Zaki : di putusin cowoknya kali.
kelvin: hen, coba lo tanya dia kenapa?
Hendry: Vi lo kenapa, kok pucat sama lemas gitu?

loading...

Evi : nggak, aku gak kenapa-kenapa kok.
Zaki: gak apa-apa kalau lo ada masalah cerita saja sama kita-kita.
Hendry: iya betul, biar kita semua bisa bantu lo.
Evi: makasih, aku gak apa-apa kok.

Lalu beberapa menit kemudian guru pelajaran pun masuk untuk mengajar. Setelah pelajaran selesai kita semua pulang ke rumah masing-masing. Pas besoknya aku lagi-lagi ketemu sama kelvin dan zaki di depan sekolah dan kemudian aku ikut kelvin ke parkiran, soalnya kelvin mau parkir sepeda dulu. Setelah memarkir sepeda, aku dan mereka sama-sama berjalan ke kelas.

Lalu tiba-tiba aku, janfung, zaki, kelvin mencium bau yang sangatlah tidak biasa. Bau itu sangat menyengat sekali lalu aku mengikuti bau itu dan bau itu ada di dekat sumur tua yang ada di sekolahku. Aku dengar-dengar sih sumur itu adalah sumur yang angker, lalu aku sama sahabatku memberanikan diri ke sumur itu. Lalu sesampai di sumur itu, aku beserta sahabatku, melihat sahabatku yaitu Evi ada di dalam sumur itu.

Aku sama sahabatku sangat tidak percaya apa yang terjadi, lalu aku bersama sahabatku coba menggosok mata masing-masing. Dan tidak ada perubahan sedikit pun, memang benar kalau Evi ada di dalam sumur itu. Kemudian jan fung dan zaki pergi memanggil penjaga sekolah itu untuk mengeluarkan evi dari dalam sumur tua itu. Kami mencoba membantu penjaga sekolah itu untuk mengeluarkan evi dari dalam sumur itu.

Dan usaha kami berhasil mengeluarkan evi dari dalam situ. Lalu kami pun memanggil ambulans untuk membawa Evi ke rumah sakit dan di otopsi. Kami ber-4 menyusul ke rumah sakit menggunakan motor yang di pinjam dengan penjaga sekolah itu. Sesampainya kami di rumah sakit, dokternya keluar dari ruangan otopsi itu.

Dokter: apakah kalian dari keluarga evi?
Kelvin: bukan dok, kami adalah sahabatnya.
hendry: apakah evi masih bisa di selamatkan?
Dokter: kami pihak rumah sakit memohon maaf, Evi kami nyatakan meninggal karena ada 3 kali tusukan pisau di bagian perut evi.
Jan fung: terima kasih dok, informasinya.
Dokter: ya. Saya pergi dulu.

Lalu kami berempat menunggu jenazah Evi yang akan di pulangkan ke rumahnya itu. Kemudian kami berempat segera ke rumah evi untuk memberi tau sekaligus untuk membantu persiapan pemakaman Evi. Sesampai di rumah Evi, kami berempat mencoba memberi tau ibunya bahwa evi meninggal karena di tusuk menggunakan pisau. Ibunya Evi menangis dan begitu pun juga ayahnya yang menangis, kemudian ibunya Evi bilang.

Ibu evi: apakah kalian tau siapa yang membunuh evi? (ibu evi bicara sambil menangis).
Zaki: maaf tante, kami tidak tau siapa yang membunuh evi.
Hendry: saya mohon tante untuk tenang dan soal orang yang membunuh evi ini akan kami cari sampai ketemu.
Ibu evi: baiklah. Saya mohon kalian untuk membantu menemukan siapa yang membunuh anak saya.
Jan fung: baiklah, akan kami usahakan.

Setelah Evi di kuburkan, kami berempat lalu berbicara.
Zaki: kita harus memberi tau info ini kepada Meliana.
Jan fung : iya harus kita beritahu. Soalnya meliana belum tau soal ini.
Lalu kami berempat segera bergegas ke rumah meliana. Sesampainya di sana kami mengetuk pintu dan pintunya pun di buka oleh meliana.

Jan fung: Mel, kita mau ngasih tau lo sesuatu nih.
Meliana: ngasih tau apa?
Zaki: gini, em tapi lo tenang dulu ya. Kita mau ngasih tau soal evi.
Meliana: Evi? Evi knapa?
Hendry: Evi meninggal di dalam sumur dekat sekolah.
Meliana: apa? Evi meninggal.

Lalu meliana menangis, kemudian kami menyuruh dia tenang dan akhirnya dia pun tenang. Kemudian meliana bilang.
Meliana: kita harus cari siapa pelaku yang membunuh Evi itu.
Kelvin: iya betul. Kita harus cari sampai dapat lalu di hajar sampai habis.
Hendry: sabar bro sabar. Kita harus melakukan ini dengan tenang, kalau kita tidak tenang maka makin lama kita menemukan pelakunya.
Jan fung: iya, kita harus sabar.

Ok bro, sampai di sini dulu ceritanya, yang masih mau baca tunggu saja misteri kematian Evi part 2 yang akan segera di keluarkan. Jadi sabar ya. Maaf bila ada kesalahan kata. Terima kasih sudah membaca, jangan lupa tunggu part ke-2. Add saja yang peminat KCH. Selanjutnya baca di misteri kematian evi part 2.
Pin bbm : D148A423

KCH

Hendry

Sekedar kembali mengingatkan. “Jangan pernah baca ini sendirian” :)

All post by:

Hendry has write 2,704 posts

Please vote Misteri Kematian Evi
Misteri Kematian Evi
Rate this post