Misteri Rumah Hantu Darmo

Menurut beberapa orang, ada banyak versi cerita misteri rumah hantu darmo tersebut. Menurut salah satu cerita penduduk yang ‘kesurupan’ hantu di rumah tersebut dan tak ingin disebutkan namanya mengatakan, rumah mewah itu merupakan hasil pesugihan sebuah keluarga. Keluarga tersebut mendapat banyak harta, emas, rumah, dan benda mewah lainnya serta memberikan tumbal dan sesajen sebagai balasannya.

Namun karena keluarga tersebut hendak berlaku curang dengan sudah tidak memberikan tumbal dan sesajen lagi serta berniat untuk melarikan diri menggunakan jalur laut. Maka para hantu pun langsung menenggelamkan kapal yang ditumpangi oleh keluarga tersebut sehingga seluruh keluarga ini meninggal. Rumah beserta harta yang dimiliki pun secara tidak langsung diambil kembali oleh para hantu.

Rumah hantu darmo (RHD) hingga saat ini menjadi kediaman mereka sehinnga tak ada orang yang membeli rumah mewah tersebut. Kini keberadaan rumah hantu darmo telah menjadi buah bibir paling terkenal bagi pecinta alam gaib di Surabaya sehingga tempat tersebut tak pernah sepi pengunjung. Cobalah uji nyali bagi anda yang belum pernah mengunjungi dan rasakan langsung Rumah Hantu Darmo.

Entah cuma ingin tahu atau hanya ingin membuktikan langsung, namanya juga legenda. Di siang hari, pada hari tertentu rumah tersebut tak jarang berubah juga menjadi spot foto yang menarik bagi fotografer. Catur (43 tahun) salah seorang warga sekitar yang bekerja sebagai satpam di salah satu rumah dekat rumah hantu darmo tersebut menceritakan suatu ketika, sekitar satu bulan yang lalu, ada empat orang berkunjung ke rumah tersebut.

loading...

Saat baru saja sampai di rumah ini, salah satu dari mereka tiba-tiba kesurupan sambil berteriak-teriak marah “ape lopo koen, iki omahku, metu gak (mau apa kamu, ini rumahku, keluar tidak)” bentak yang kesurupan. Lalu salah seorang dari mereka minta tolong kepada warga sekitar, dan oleh warga dipanggilkan pak Muin yang biasa menyembuhkan orang kesurupan dan akhirnya sadar, kata Catur.

Pak Muin (58 tahun), menuturkan “saya pernah tanya kepada salah satu makhluk halus yang merasuki seseorang, waktu pertama kali terjadi kesurupan di rumah itu, sekitar delapan atau sembilan tahun yang lalu. Makhluk itu bilang kalau keluarga pemilik rumah itu tidak menepati janji sesuai kesepakatan yaitu memberikan sesajen dan tumbal” kata pak Muin.

Mengenai sesajen dan tumbal yang dimaksud, pak Muin menjelaskan “sesajennya ya seperti biasa, ada kembang, nasi dan lain sebagainya. Tapi tumbalnya itu yang mungkin berat bagi pemilik rumah karena harus mengorbankan nyawa orang lain. Saya kurang tahu persis, apakah nyawa yang dikorbankan itu dari dalam keluarga mereka atau dari luar keluarga. Tumbal untuk pesugihan itu memang ada yang dari keluarganya sendiri atau berasal dari orang lain, itu ada disebutkan dalam perjanjian awal” Menurut pak Muin. Salah satu penduduk saat “kesurupan” pernah cerita bahwa rumah mewah ini memang hasil dari pesugihan.

Share This: